Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 28 Jul 2020 18:12 WITA ·

Lagi, Warga Lobar Ambil Paksa Jenazah Positif Corona di Mataram


					Lagi, Warga Lobar Ambil Paksa Jenazah Positif Corona di Mataram Perbesar

MATARAM, DS  – Insiden pengambilan jenazah pasien positif Corona di Mataram, kembali terjadi di RSUD Kota Mataram pada Senin (27/7).

Ratusan warga Telagawaru, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat mengambil paksa jenazah seorang pasien positif. Mereka menolak jenazah dinyatakan positif, padahal sebelumnya pasien mengalami gagal ginjal.

Sempat terjadi kericuhan saat massa semakin bertambah memasuki halaman rumah sakit. Beruntung aparat kepolisian dari Polresta Mataram bergerak cepat mengahalau massa.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto mengaku, pihaknya menyayangkan kembali terulangnya aksi pengambalin paksa jenazah Covid-19. Oleh karena itu, kepolisian tidak akan membiarkan upaya paksa pengambilan. Sehingga, tindakan anarkis itu bisa digagalkan.

“Pokoknya, tidak ada pengambilan paksa jenazah Covid-19 di RSUD Kota Mataram. Tidak akan kita biarkan siapapun yang akan mengambil paksa jenazah Covid-19,’’ ujar Kapolresta dalam siaran tertulisnya, Selasa (28/7).

Pihak kepolisian berhasil memediasikan warga dengan pihak rumah sakit agar pasien dapat diambil dengan syarat menggunakan protokol Covid-19.

“Karena harus dimakamkan sesuai protokol. Ada 20 orang keluarga yang diberikan APD. Kita kawal juga jenazahnya sampai ke rumah duka. Kita turunkan personel sabara dengan tujuan jangan sampai ada pengambilan paksa jenazah di tengah jalan,’’ ungkap Guntur.

Ia menegaskan, kepolisian siap menindak tegas dan memproses hukum pihak yang mengambil paksa jenazah Covid-19.

“Siapa yang melakukan dan menyuruh melakukan. Itu semuanya bisa kita tindak. Kita bisa tangkap itu dan proses. Kepada masyarakat juga jangan coba-coba untuk mengambil paksa jenazah Covid-19,’’ tegas Kapolresta.

Sebelumnya, pasien berinisial MR (34 tahun) dirawat di RSUD Kota Mataram dengan keluhan sesak nafas dan masalah ginjal. Pasien dirawat sejak Sabtu, 25 Juli 2020 namun pasien meninggal dalam perawatan. Setelah dilakukan SWAB, jenazah dinyatakan positif Covid-19. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Gubernur NTB Harap NWDI Punya Gambaran Masa Depan

9 Mei 2022 - 11:37 WITA

PMI NTB Dominasi Penerbangan Internasional Perdana di Bandara Lombok

4 Mei 2022 - 18:02 WITA

Trending di Pemerintah