Berbagi Berita Merangkai Cerita

Danrem : Perlu Tim Monitoring Perubahan Perilaku Masyarakat

17

MATARAM, DS – Dalam rangka pendisiplinan masyarakat terhadap adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid 19, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengikuti rapat evaluasi penanganan Covid-19 Gugus Satgas percepatan penanganan penyebaran cegah dan putus mata rantai covid di NTB di ruang rapat outdoor Kantor Gubernur NTB, Selasa (19/8) malam.

Pada kesempatan itu, Sekda Provinsi NTB H Lalu Gita Aryadi dalam sambutannya mengajak untuk bersama-sama memperkuat komitmen menuntaskan pandemi Covid-19 dengan pengajuan peraturan daerah. Pemda akan melaksanakan draf hukum sebagai praturan gubernur setelah ada izin dari kementerian.

Selain itu, Sekda NTB mengapresiasi Kapolda NTB dan Danrem 162/WB yang telah melaksanakan berbagai kegiatan termasuk lomba kampung sehat serta merangkul seluruh komponen dan unsur masyarakat sebagai upaya penyatuan visi misi dalam menjaga keamanan dan penyebaran Covid-19.

Sementara Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., menyampaikan, dengan adanya Inpres Nomor 6 Tahun 2020 terkait penegakan hukum penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, tidak salah mendorong hal tersebut semaksimal mungkin.

“Upaya penegakan hukum adalah hal terakhir melalui Perda dan harus diterapkan agar ada efek jera,” pungkasnya.

Sedangkan Danrem 162/WB pada kesempatan itu memaparkan tentang konsep pendisiplinan dengan target operasi meliputi perubahan perilaku masyarakat, upaya pencegahan penyebaran Covid-19, peningkatan angka kesembuhan pasien dan mencegah serta mengurangi angka kematian karena Covid-19,

Bagaimana mengubah perilaku masyarakat sebagai kunci keberhasilan penanganan Covid-19 yaitu diperlukan tim monitoring perubahan perilaku. Indikator yang pertama adalah kesehatan individu mulai jaga jarak, cuci tangan, kemudian pakai masker dan daya tahan tubuh, kedua adalah kepatuhan masyarakat indikatornya yaitu penyediaan fasilitas protokol yang dibuat dan diimplementasikan sesuai dengan sosialisasi baik edukasi maupun aturan petugas penegak hukum pendisiplinan. Ketiga adalah ketangguhan komunitas dengan kepatuhan individu maupun lembaga yang tercermin dari tugas Satgas.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani mengatakan, Korem akan memberikan dukungan kepada Pemda dengan mengerahkan segala kekuatan untuk melakukan pengawasan dan pelaksanaan protokol kesehatan masyarakat. Kemudian bersama dengan Polda NTB dan instansi terkait lainnya secara terpadu melakukan kegiatan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat serta melakukan edukasi, sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Sasaran pendisiplinan dari perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, penanggung jawab tempat-tempat fasilitas umum maupun hiburan,” sebutnya.

Sedangkan indikator pencapaian target operasi diukur melalui 15 indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

Hadir mengikuti rapat tersebut Direktur RSUP Hamdi fikri, PJU Polda NTB, Kasiter Kasrem 162/WB, Kasiintel Kasrem 162/WB, Asisten 1 prov NTB Bq H Eva Nurcahya Ningsih, PLT Bakesbang Prov NTB, Kasat Pol-PP Provinsi NTB, Kadiskes Prov NTB, dan Karokesra Prov NTB. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.