Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 10 Sep 2019 05:28 WITA ·

Zul Sambut Baik Investasi DPIM Malaysia ke NTB


					Gubernur didampingi wagub NTB saat bersama investor yang tergabung Dewan Perdagangan Islam Malaysia Perbesar

Gubernur didampingi wagub NTB saat bersama investor yang tergabung Dewan Perdagangan Islam Malaysia

 

MATARAM, DS – Gubernur Zulkieflimansyah menyambut baik keseriusan para investor asal Malaysia untuk berinvestasi di NTB. Rencana untuk berinvestasi secara serius tersebut muncul saat dialog antara Gubernur NTB dengan Dewan Perdagangan Islam Malaysia (DPIM) di Ruang Rapat Utama (RRU), Kantor Gubernur NTB, Senin (9/9).Rombongan DPIM langsung diterima oleh Gubernur NTB, didampingi Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Penjabat Sekda NTB, Dr. H. Iswandi,  dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menjelaskan, kunjungan dari DPIM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Malaysia beberapa waktu lalu. Kini DPIM membalas kunjungan tersebut dengan membawa serta sejumlah investor dari Malaysia untuk berinvestasi di NTB.

Menurut Zul, kedatangan DPIM bersama sejumlah investor, merupakan langkah kongkrit untuk berinvestasi di NTB di multisektor yang potensial. Ia menjelaskan bahwa cukup banyak peluang investasi di NTB, seperti di bidang farmasi, pengolahan sampah, pengolahan daging dan lain sebagainya.

Selain itu, Gubernur juga berharap, dengan banyaknya kesamaan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya NTB, ke depan akan lebih banyak terbangun koneksi langsung antara Lombok-Malaysia.”Karena dengan adanya direct flight antara dua daerah akan mampu meningkatkan angka kujungan wisata. Seperti yang terlihat di direct flight Lombok-Perth Australia telah mampu nenaikkan jumlah kunjungan turis Australia ke NTB menjadi 200 persen,” ujar Gubernur menjawab wartawan, kemarin.

Gubernur menjelaskan, saat ini provinsi NTB, sedang fokus untuk memberi nilai tambah pada hasil produksi masyarakat melalui konsep industrialisasi. Dengan hadirnya industri di dalam daerah, maka pengolahan bahan baku bisa dilakukan di sini dan bisa menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Untuk memberi kemudahan bagi investor, Gubernur meminta Kepala OPD untuk membantu dan memfasilitasi jika ada potensi-potensi bisnis di NTB, misalnya dalam bidang farmasi. “Pimpinan OPD bisa menjembatani, untuk pembangunan pabrik farmasi, sehingga bahan baku akan lebih berkembang di NTB,” kata Zul.Sementara itu, Presiden DPIM, Datuk Sahar, berharap kedatangannya bersama para investor ke NTB untuk melihat langsung potensi-potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Lombok dan Sumbawa. Ia meminta penjelasan kepada dinas dan lembaga terkait di NTB yang berhubungan dengan regulasi atau aturan-aturan berinvestasi di Indonesia, khususnya di NTB. “Terutama masalah perpajakan, biaya masuk dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Presiden DPIM, Datuk Rizal menambahkan, bahwa semua investor yang datang bersamanya memiliki keseriusan untuk berinvestasi di NTB dalam waktu dekat. Ia mengharapkan agar proses investasi dipercepat dengan memperpendek alur birokrasi. Kebijakan ini perlu dilahirkan agar dapat segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Pemprov NTB dengan Malaysia.

Di hadapan semua Kepala OPD yang hadir, ia menjelaskan bahwa kedatangannya ke NTB untuk melihat langsung potensi investasi, termasuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemilik hotel di kawasan Senggigi. “ Investor Malaysia siap menghidupkan kembali hotel-hotel yang sudah mati di kawasan Senggigi,” ujarnya.RUL.

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

‘Begawe Ngujur’ Cara Nelayan Ampenan Sambut Kunjungan PLN

21 Mei 2022 - 15:36 WITA

Sarapan di Mataram, The Sultan Food Aja

20 Mei 2022 - 17:36 WITA

PT DNA akan Menyerap Semua Jagung Petani

18 Mei 2022 - 16:39 WITA

JMSI Apresiasi KBRI Madrid dan Dubes RI Kerajaan Spanyol Bangun Poros Global

17 Mei 2022 - 17:49 WITA

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok

17 Mei 2022 - 17:09 WITA

Harga Jagung Anjlok, Gubernur NTB Beri Solusi Jalur Ekspor

15 Mei 2022 - 19:09 WITA

Trending di Ekonomi