A place where you need to follow for what happening in world cup

Yakini Lolos Ambang Batas PT 10 Persen di Pemilu 2024, Partai Gelora NTB Tak Jadikan PKS ‘Ukuran Baju’

1.538

FOTO. Ketua DPW Partai Gelora NTB Lalu Pahroruzi (tiga kanan) bersama jajaran pengurusnya saat bersilaturahmi dengan jajaran KPU NTB (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – Ketua DPW Partai Gelora NTB, Lalu Pahroruzi, mengaku tak terlalu khawatir dengan pernyataan Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang menyebut Partai Gelora akan kesulitan melewati parlementery threshold (PT) 10 persen di Pemilu 2024. Menurut Mantan Ketua Bappilu DPW PKS NTB, pihaknya tidak akan menjadikan PKS sebagai “ukuran baju”. Sebab, Partai Gelora memiliki cara tersendiri untuk merebut hati masyarakat NTB.

“Insya Allah, partai Gelora ingin tumbuh lebih besar dari yang dibilang pak Zul sebagai kader PKS. Yakin saja, “ukuran baju” Gelora lebih dari yang pak Zul bayangkan kok,” kata Pahroruzi kepada wartawan melalui pesan WhatsAppnya, Jumat (17/9), seraya menegaskan, Gubernur NTB Zulkieflimansyah selaku kepala daerah di NTB justru belum mampu mewujudkan visi dan misinya ditiga tahun kepemimpinannya di NTB saat ini.

Pahroruzi mencontohkan, program unggulan Industrialisasi yang digembor-gemborkan akan membawa perubahan pada masyarakat NTB pascaketerpurukuan akibat musibah gempa bumi dan pandemi Covid-19, justru statistiknya memperlihatkan posisi deindustrialisasi.

Selain itu, lanjut dia, saat kampanye Pileg 2019 lalu, Gubernur NTB dan partainya menjanjikan adanya bebas pajak kendaraan bermotor sepeda motor. Saat itu, memang keinginan partainya bisa di wujudkan oleh Gubernur dengan memberikan gratis PKB di NTB.

Hanya saja, kata Pahroruzi, pajak kendaraan bermotor memang merupakan kewenangan pemerintah provinsi. “Jadi, ngapain jauh-jauh ke Jakarta kampanye partainya,” ucap Pahroruzi menyindir.

Ia mengemukakan sebagai partai yang memiliki cita-cita untuk membangun kekuatan Indonesia sebagai kekuatan utama dunia. Karenanya, pihaknya juga menyadari pentingnya membangun koeksistensi dan kolaborasi dengan partai lain, termasuk PKS.

“Partai Gelora memandang partai lain sebagai mitra dalam mewujudkan tujuan konstitusi asal jangan saling jelek menjelekkan partai satu dengan parpol lainnya” jelas Pahroruzi.

Terkait target di Pemilu 2024. Ia menyebutkan, partai Gelora sebagai parpol pendatang baru, memasang target raihan kursi cukup tinggi di DPRD NTB pada Pemilu 2024 mendatang, yakni 8 kursi. “Target kita 8 kursi di DPRD NTB pada Pemilu 2024. Artinya dengan 8 dapil di DPRD NTB, kita targetkan semua dapil bisa terisi satu kursi,” tegas Pahroruzi

Sedangkan, target untuk kursi DPR RI dapil NTB baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Dapil NTB untuk DPR RI, diharapkan bisa menyumbang dua kursi untuk Partai Gelora di Senayan. Selanjutnya, untuk DPRD kabupaten/kota ditargetkan bisa meraih satu fraksi penuh di masing-masing DPRD kabupaten/kota.

“Insyaallah, sesuai hasil Rakerwil kita cukup optimis dengan target tersebut,” ungkap Pahroruzi.

Ia menuturkan, target yang telah dipasang pihaknya itu tidak muluk-muluk. Dengan berbagai sumber daya dan kekuatan politik dimiliki, target itu diharapkan bisa tercapai.

Tentunya, dengan menelaah berbagai pertimbangan. “Intinya, dengan target itu, Partai Gelora bisa mempersiapkan diri lebih awal dalam meraih target yang ada,” papar Pahroruzi.

Selain itu, yang tidak kalah penting bagaimana Partai Gelora harus mempersiapkan caleg-caleg berkualitas, mumpuni dan punya jaringan politik dan sosial memadai untuk mendulang raihan suara di Pemilu 2024. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas