Berbagi Berita Merangkai Cerita

Waspada! Transmisi Lokal Telah Terjadi di Lotim

7

SELONG, DS – Hal yang paling dikhawatirkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur, akhirnya terjadi juga. Hal yang dikhawatirkan tersebut adalah transmisi lokal dalam penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Transmisi lokal tersebut diketahui, setelah tercatat tiga orang pasien positif Covid-19 asal Lombok Timur, yang tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif. Serta tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur, Pathurrahman, Rabu (28/05/2020) menerangkan sifat utama transmisi lokal adalah tidak jelas asal muasal penularannya. Karena, penderita telah ada di tengah-tengah masyarakat.

“Secara epidemiologi, penularan kasus itu ada dua. Pertama kasus impor, penularan dari luar masuk ke Lombok Timur. Setelah ada kasus impor, orang-orangnya ada disini, kemudian dia itu yang menularkan. Menularkan yang kedua itu, itulah yang disebut transmisi lokal,” rincinya.

Pelacakan terhadap “pembawa virus” dapat dilakukan pelacakan dengan melihat riwayat kontak pasien positif Covid-19 yang telah teridentifikasi sebelumnya.

“Ini yang positif ini sudah kontak dengan siapa saja. Kita kenal dengan nama tracing contact. Mencari tahu siapa yang kontak erat. Kontak erat itu bisa dengan keluarga, atau lingkungan sekitar,” ujar Pathurrahman.

Untuk menelusuri “pembawa virus” yang masih belum teridentifikasi, tim kesehatan gugus tugas langsung melakukan penggalian informasi riwayat kontak pasien. Namun, dalam melakukan pelacakan riwayat kontak sering kali dijumpai kendala. Terutama terkait ingatan pasien terkait dengan siapa saja yang bersangkutan telah berinteraksi.

Pathurrahman pun meminta masyarakat Lombok Timur untuk lebih waspada, dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.

“Oleh karena itu jaga jarak tetap kita lakukan, pakai masker juga tetap kita lakukan,” himbaunya.

Dari data yang dirilis oleh Gugus Tugas NTB, diketahui ada tiga orang pasien positif Covid-19 asal Lombok Timur yang tidak memiliki riwayat kontak dan riwayat perjalanan ke daerah terjangkit. Dua diantaranya adalah anak-anak, yang sedang mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Soedjono Selong.

Direktur RSUD dr. Soedjono Selong, dr. Tantowi Jauhari menerangkan, saat ini terdapat total 10 orang anak yang telah terjangkit Covid-19. Tujuh diantaranya telah dinyatakan sembuh. Sementara, tiga orang masih mendapatkan perawatan intensif.

“Total 10. Dari 10 itu, sisa yang masih dirawat tiga orang. Yang sekarang ini 1,5 tahun, ada yang 7,5 tahun, dan 4,5 tahun. Yang meninggal usia 5 bulan,” bebernya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.