Warga Menala Meninggal Gantung Diri di Pohon Mangga

Sumbawa Barat, DS- Warga Kelurahan Menala,Kecamatan Taliwang, KSB, digegerkan oleh penemuan mayat yang diduga korban bunuh diri. Korban gantung diri di perkarangan rumahnya dengan mengggunakan tali tambang, Minggu (26/11/23).

Kapolres Sumbawa Barat,AKBP Yasmara Harahap S.IK melalui Kasi Humas IPDA Eddy Soebandi S.Sos, mengatakan, korban yang diduga gantung diri bernama FF (75 tahun) yang berprofesi sebagai marbot Masjid Anharul Jannah Menala.

Menurut saksi S (52 tahun) , temuan kasus itu berawal saat dirinya memasuki halaman rumah korban untuk mengambil kunci masjid. Namun, saksi justru melihat korban dalam keadaan tergantung di pohon mangga depan rumah, dengan menggunakan tali tambang warna biru dengan panjang 8 meter. Melihat kejadian tersebut saksi langsung meminta pertolongan ke SHN (30 tahun) dan langsung melaporkan ke RT setempat.

Sekitar pukul 04.40 wita Bhabinkamtibmas Kelurahan Menala bersama anggota Polsek Taliwang mendatangi tempat kejadian melakukan olah TKP. Pun melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Taliwang dan Unit identifikasi Polres Sumbawa Barat.

” Dari hasil olah TKP korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan cara tergantung, leher terikat dengan menggunakan tali tambang warna biru dengan panjang 8 meter yang terikat di pohon mangga ketinggian 4 meter dan di samping jenazah terdapat kursi plastik warna merah dengan jarak sekitar 30 cm dengan jenazah,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, diceritakan Kasi Humas, FF setiap hari melakukan aktifitas sebagai marbot masjid dan keluar rumah sekitar pukul 04.20 wita. Tetapi, diperoleh info sudah 3 hari ini korban mengalami sakit demam tinggi. Sementara itu motif bunuh diri masih dalam lidik.

Barang bukti sudah diamankan oleh petugas kepolisian dan melakukan pengambilan sidik jari dan identitas korban. Selain itu melakukan Introgasi terhadap para saksi, penyelidikan penyebab bunuh diri dan memasang police line disekitaran TKP.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian sebagai musibah. Hm

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.