Berbagi Berita Merangkai Cerita

Walau Raja Salman Arab Saudi ke Bali, Sejumlah Menterinya akan ke NTB

0 6

MATARAM, DS – Kedatangan rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud ke Provinsi Bali sebaiknya tidak dipolemikkan. Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi menegaskan, kedatangan orang nomor satu di Arab Saudi ke Pulau Dewata dipicu fasilitas yang dimiliki oleh provinsi Bali lebih baik dari NTB.

“Di Provinsi Bali, yakni kawasan Nusa Dua, sudah memiliki standar yang diingkan oleh pihak kerajaan Arab Saudi. Sehingga, Bali dipilih sebagai lokasi liburan, karena semuanya sudah lengkap dan sesuai standar mereka,” ungkap Gubernur menjawab wartawan, Rabu (1/3).

TGB meminta semua pihak untuk memahami alasan pemilihan provinsi Bali tersebut mengingat saat ini NTB masih memiliki keterbatasan akomodasi dalam menjamu tamu-tamu kenegaraan kelas super VVIP seperti Raja Salman. “Jadi, kita harus objektif, NTB memang belum jadi salah satu tempat persinggahan,” kata Zainul Majdi.

Namun, Gubernur optimistis jika kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah sudah beroperasi pada tahun 2019. Dipastikan, akan mampu menjamu tamu-tamu besar jika hendak melawat ke Lombok.

“Ya, sekarang kita bersabar dulu. Nanti, kalau KEK Mandalika dua tahun lagi operasi, kan ada 1.000 kamar baru, Insyaallah bisa menampung kegiatan besar,” ujar Zainul Majdi.

Gubernur menambahkan, pihaknya sudah siap memaparkan sejumlah potensi NTB kepada rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Sebab, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terkait hal ini.

“Meski tak jadi lokasi liburan, tapi ada sejumlah menteri yang akan datang ke NTB. Nah di sana, kita akan jadikan momentum untuk mengeksposnya, ada beberapa delegasi rombongan Arab Saudi yang rencana akan ke Lombok,” jelasnya.

Menurutnya, adanya rombongan Arab Saudi yang datang ke NTB merupakan peluang yang sangat baik. Terlebih, NTB khususnya Pulau Lombok mulai dikenal dunia dengan branding wisata halalnya.

“Kan, sebelumnya, kita telah dikunjungi Ketua Asosiasi Investor Arab Saudi di Indonesia Hasssan Saeed Bugis yang menyatakan ketertarikannya berinvestasi di NTB. Disitu, saya jelaskan potensi kita, mereka sangat tertarik dan banyak potensi yang mereka tertarik untuk dikembangkan,” tandas Zainul Majdi.

Diketahui, kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia akan menyertakan rombongan yang berjumlah mencapai 1.500 orang. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Usamah bin Muhammad Abdullah al-Shuaibi menjelaskan, kedatangan Raja Salman ke Indonesia dengan membawa 10 nota kesepahaman yang akan disepakati antara dua negara. fahrul

Leave A Reply