Berbagi Berita Merangkai Cerita

Walau Panas Menyengat, Penonton WSBK Tetap Banjiri Mandalika

399

FOTO. Para penonton tengah memasuki arena Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah untuk menonton WSBK. (FOTO. RUL)

LOTENG, DS – Kendati hawa panas menyengat pada hari pertama ajang balap dunia bertajuk World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Jumat (19/11), hal tersebut tidak menyurutkan animo masyarakat dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia berdatangan ke sirkuit kebanggan Indonesia tersebut.

Bahkan, sejak pukul 08.00 WITA, para penonton sudah mulai terlihat di Bazar Mandalika, yang menjadi titik utama, penjualan dan pengambilan tiket. Serta, pemberangkatan menuju ke Sirkuit Mandalika usai penonton melakukan pemeriksaan kesehatan. Berupa, tes antigen yang disiapkan panitia.

Satria Zulfikar, warga Lombok Barat mengaku, bangga bisa hadir dan datang ke Sirkuit Mandalika untuk menonton balap WSBK.

Menurut dia, ajang balap di Kabupaten Lombok Tengah ini, merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia. Sebab, sudah sekitar 25 tahun pasca Sirkuit Sentul, tidak lagi menggelar event akbar balap, maka adanya balapan di Mandalika, tak akan dilewatkannya.

“Karena sejarah, maka saya enggak mau ketinggalan ikut dalam sejarah ini. Disini, wajarlah saya harus rela izin di kantor untuk menonton event balap yang bersejarah ini. Apalagi, ini lokasinya berada di NTB,” kata Satria pada wartawan, Jumat (19/11).

Kendati harus mengantri. Namun, sejauh ini, dirinya merasa puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh pihak panitia.

“Kalau bicara kurang jelas ada yang kurang. Tapi, itu enggak jadi fikiran untuk saya. Yang utama, saya bisa menonton langsung aksi rider dunia yang selama ini hanya bisa kita lihat di televisi saja,” ujar Satria.

Senada dengan Satria. Haris juga merasakan kebanggan serupa. Sebab, sebagai warga NTB, sangat sayang jika momentum menjadi tuan rumah tidak dimanfaatkan untuk menonton aksi rider dunia yang mengaspal di Sirkuit Mandalika.

“Begitu dengar kabar Mandalika menjadi tuan rumah WSBK, saya sudah mencari tiket di Bandara Lombok. Dan Alhamdulillah saya dapat. Maka, saya datang dengan kebanggaan sebagai penonton yang baik. Yakni, datang sejak pukul 08.00 WITA,” ungkapnya.

“Biar panas menyengat di kawasan Mandalika, enggak masalah mas. Yang penting, saya bisa datang melihat aksi Toprak,” sambung Haris. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.