Berbagi Berita Merangkai Cerita

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur Harapkan Buka Sekolah Demi Eliminir Dampak Negatif

18

SELONG, DS – Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, H. Daeng Paelori belum lama ini menyampaikan harapan agar pemerintah daerah membuka kembali pembelajaran dengan tatap muka. Dikhawatirkannya, pembelajaran secara daring semasa pandemi ini dapat memberikan dampak negatif bagi siswa.

Menurutnya, dengan pemberlakuan pembelajaran secara daring dapat berpengaruh pada pergaulan siswa. Sehingga menyebabkan terjadinya pernikahan dini di kalangan pelajar. “Pernikahan dini itu kan tidak lepas dari chatingan mereka di media sosial,” kata Daeng.

Kurangnya pengawasan dinilai menjadi salah satu faktor penyebab munculnya potensi negatif dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran daring. Padahal akses internet disediakan secara geratis agar siswa dapat mengakses materi pembelajaran berdasarkan tingkat pendidikan siswa.

“Kita harap mereka kreatif bisa mengakses hal-hal yang dibutuhkan sesuai tingkatan pendidikannya. Tetapi, kalau tanpa pengawasan berakibat pada hal-hal yang negatif,” ucapnya.

Dampak negatif lain yang dapat ditimbulkan dari pembelajaran daring ini adalah berkurangnya ikatan emosional antara siswa dan guru. Tentunya, hal ini akan berpengaruh pada sikap siswa terhadap gurunya.

“Kalau saya menyarankan buka saja sekolah. Cuma perketat protokol kesehatan. Mari kita sama-sama memantau,” ajaknya.

Dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat, secara tidak langsung dapat merubah pola hidup siswa untuk menerapkan pola hidup yang sehat. “Dua bulan saja, anak-anak kita akan terbiasa menerapkan pola hidup sehat,” yakinnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.