Berbagi Berita Merangkai Cerita

Wabup dan DPRD Sependapat, Nilai Uji Kompetensi untuk Perbaiki Kinerja Pimpinan OPD

39

SELONG, DS – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ, mengatakan uji kompetensi terhadap pimpinan OPD yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bentuk evaluasi rutin yang dilakukan demi mengukur kinerja pimpinan OPD. “Ini memang reguler harus dilakukan. Setiap kita melakukan itu, harus kita uji kompetensi,” ujar Rumaksi, saat ditemui usai menghadiri tasyakuran HUT Bhayangkara ke-74, Rabu (01/07/2020).

Meskipun pengangkatan kepala OPD melalui pansel, tentunya tidak menutup kemungkinan adanya kekeliruan. Sehingga dinilai perlu ada evaluasi kepemimpinan.

Dikatakannya, faktor kebosanan juga mungkin dialami oleh pimpinan OPD, yang menyebabkan menurunnya kinerja. “Ada yang kebosanan. Misalkan ada yang duduk di eselon II terlalu lama, bisa juga dia bosan,” sebutnya.

Ditegaskan olehnya, bahwa tujuan uji kompetensi bukanlah untuk menon-jobkan pejabat. Namun, hal yang wajar dilakukan pembina kepegawaian untuk meningkatkan kemampuan pimpinan OPD.

Ditemui terpisah, Ketua DPRD Lombok Timur, Murnan, menyatakan dukungannya terhadap langkah kepala daerah tersebut. Dinilainya, uji kompetensi tersebut dibutuhkan untuk mengevaluasi kinerja pimpinan OPD. Terlebih, selama ini, pimpinan OPD di Lombok Timur tidak mampu memenuhi target yang direncanakan.

“Saya mendukung Kepala Daerah, mengevaluasi kepala OPD. Karena saya melihat banyak kepala dinas yang tidak memahami pekerjaannya, kualifikasi. Apalagi target mau tercapai,” ujarnya.

Ia menilai, pimpinan OPD belum bekerja berdasarkan sistem. Dan berharap agar tidak ada pimpinan OPD yang menduduki jabatan, hanya karena faktor kedekatan dengan kepala daerah semata. Padahal ditempatkannya para pimpinan OPD pada posisinya masing-masing, sebagai pembantu kepala daerah untuk memenuhi target pembangunan.

“Sering saya bilang, kita harus kerja by sistem. Jangan ada kepala OPD yang dekat dengan kepala daerah, tapi tidak ada hasilnya. Lebih baik dia bekerja secara sistem, sesuai dengan target program prioritas,” pungkasnya.

Lebih lanjut Murnan menampaikan harapan, agar adanya hasil peningkatan sumber daya manusia (SDM) dari uji kompetensi yang dilaksanakan. Sehingga berpengaruh dalam peningkatan kinerja demi merealisasikan target pembangunan Lombok Timur.

“Mudah-mudahan dengan evaluasi ini ada peningkatan pemberdayaan SDM aparatur ini. Dan banyak yang punya kemampuan. Disitulah selektifnya kepala daerah memilih orang-orangnya yang akan membantu dia,” kata dia. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.