Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 20 Sep 2021 16:52 WITA ·

Vaksinasi Pelajar Gerak Cepat, Kota Mataram Capai 72 Persen


					Vaksinasi Pelajar Gerak Cepat, Kota Mataram Capai 72 Persen Perbesar

FOTO. Para siswa SMP 6 Mataram didampingi Kepsek menunjukkan kartu telah divaksin Covid-19. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Kegiatan vaksinasi pelajar di Kota Mataram, terpantau bergerak cepat. Hingga Sabtu (18/9), cakupan vaksinasi yang menyasar pelajar sudah di atas 50 persen dari target sekitar 42.000 siswa.

Percepatan pergerakan pelajar dipicu salah satunya kebijakan Dinas Pendidikan Kota Mataram yang telah mengeluarkan kebijakan bagi semua sekolah terkait kartu vaksin Covid-19 yang akan menjadi syarat untuk mengikuti ujian sekolah bagi para siswa. Kartu vaksin Covid-19 juga akan dipergunakan untuk siswa agar bisa mengikuti ulangan dan pemberian program beasiswa.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa, membenarkan hal itu. Menurut dia, dari hasil evaluasi Satgas setempat, sejak vaksinasi pelajar digencarkan akhir pekan lalu, justru kegiatan vaksinasi siswa usia 12 tahun ke atas sudah terjadwal secara rapi di setiap sekolah

“Jadi kebijakan Pak Kadis Pendidikan yang mewajibkan kartu vaksinasi pelajar dan diikuti para tenaga pengajarnya sebagai sasaranya, sangat membantu percepatan cakupan vaksinasi pelajar di Kota Mataram,” ujar Swandiasa pada wartawan, Senin (20/9).

Menurut Kadis Kominfo itu, pergerakan angka vaksinasi pelajar yang signifikan dalam sepekan ini, berdampak secara umum cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Mataram saat ini sudah mencapai kisaran 72 persen lebih.

“Pastinya, selama vaksin tersedia, kegiatan vaksinasi tetap berjalan, bila perlu semua masyarakat usia 12 tahun ke atas tervaksin 100 persen,” tegas Swandiasa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H Lalu Fatwir Uzali, menyatakan, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan mewajibkan pada semua siswa SMP/MTs sederajat usia di atas 12 tahun divaksin Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai upaya dan strategi agar percepatan vaksinasi pelajar di wilayahnya berjalan sesuai target.

“Kebijakan Kartu Vaksin Covid-19 siswa di Mataram sebagai syarat untuk ikut ujian, ulangan, pemberian program bea siswa dan lainnya adalah cara kita agar kekebalan tubuh serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam berinteraksi di tengah pandemi bisa terwujud di Kota Mataram,” kata Fatwir, Rabu (15/9) lalu.

Menurut dia, awalnya vaksinasi Covid–19 bagi siswa tidak diwajibkan dan tidak menjadi syarat apapun. Namun, sejalan dengan program pemerintah peduli lindungi, pihaknya mengambil kebijakan semua siswa yang memenuhi syarat wajib divaksin Covid-19 seperti halnya guru. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pesan Gubernur NTB, Tak Perlu Akreditasi Parpurna RSJ Kalau Karyawan Tak Bahagia

24 November 2022 - 07:40 WITA

Pastikan Kondisi Lansia Sehat, Babinsa Tojan Pantau Kesehatan Door to Door

23 November 2022 - 16:40 WITA

Bunda Niken : Stop Kekerasan dalam Pengasuhan Anak

21 November 2022 - 13:51 WITA

Politisi Muda PDIP Bantu Seorang Pasien

18 November 2022 - 05:21 WITA

All Outnya Tim Medis dalam Penanganan Kesehatan WSBK di Mandalika

13 November 2022 - 22:55 WITA

Babinsa Mamberamo Hulu Pastikan Kondisi Kesehatan Warga

9 November 2022 - 19:34 WITA

Trending di Kesehatan