Berbagi Berita Merangkai Cerita

Usung Gus AMI di Pilpres 2024, PKB Bali Nusra Gaungkan Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur

12

FOTO. Ketua DPW PKB NTB Lalu Hadrian Irfani (LHI) saat bersama Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI (kiri). (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – DPW PKB tiga wilayah, yakni Provinsi NTB, Bali dan NTT atau yang lazim dikenal Bali-Nusra solid mengusung Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) menjadi bakal calon Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Saya beserta seluruh jajaran DPW dan DPC NTB mengajak sahabat saya DPW Bali dan seluruh DPC Bali dan DPW NTT beserta seluruh DPC NTT untuk kita sama-sama mantapkan niat, solid insyaallah 2024 kita bersama-sama berjuang mengusung Ketua Umum kita menjadi calon presiden 2024-2029,” ujar Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani (LHI) pada wartawan, Kamis (27/5).

Irfani memastikan jajaran DPW PKB hingga anak ranting mulai bekerja berikhtiar membesarkan PKB. Apalagi berdasarkan rilis survei terbaru, PKB mengungguli Golkar dan masuk tiga besar.

“Perlu kami sampaikan kepada umum bahwa NTB, alhamdulillah pengurus sampai dengan anak ranting sudah siap untuk bekerja berikhtiar memenangkan PKB di NTB maupun di tingkat nasional. Oleh sebab itu karena tekad dan motivasi itulah kami memantapkan niat dimulai dari NTB,” tegas anggota DPRD NTB itu.

“Kami mengusung bapak Ketua Umum (Gus AMI red) menjadi calon presiden presiden 2024-2029 yang akan datang. Baik NTB dan NTT ini sunda kecil, walaupun tidak diperhitungkan di survei, tapi Bali, NTB dan NTT menjadi penentu kemenangan,” sambung LHI

Irfani mengajak kepada seluruh sahabat di wilayah Bali dan Nusra untuk bersatu padu berikhtiarkan berjuang dan mendoakan Gus AMI menjadi Presiden RI kedepannya.

“Jika kota kompak bersatu bersama-sama, maka kerangka mewujudkan Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur akan tercipta di seluruh negeri Indonesia,,” tandasnya.

*Syukuri Hasil Survei

Sementara itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyambut positif hasil survei dari Lembaga Survei Puspoll Indonesia yang menyebut elektabilitas PKB mengungguli Partai Golkar dan berada di urutan tiga besar.

Dalam rilis Survei Puspoll Indonesia, tingkat elektabilitas PKB sebesar 9,2 persen.

Posisinya berada di bawah PDIP (22,3 persen) dan Partai Gerindra 13,4 persen. Sementara Partai Golkar berada di posisi empat dengan 8,4 persen.

Tokoh yang karib disapa Gus AMI ini bersyukur atas capaian itu. “Seluruh lembaga survei alhamdulillah PKB akhirnya bisa di tiga besar. Tentu saja ini naik signifikan, alhamdulillah bisa menggeser Golkar, dan bukan tidak mungkin bisa menggeser Gerindra dan PDIP,” kata Gus AMI Halal Bihalal bersama pengurus dan kader PKB se Bali, NTT dan NTB.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra ini menyebut sejumlah alasan elektabilitas PKB kian hari kian meroket.

Pertama, Gus AMI menyebut PKB selalu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi solidaritas maupun memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen maupun di eksekutif.

”Kenapa PKB cepat unggul, pertama karena PKB selalu hadir, di manapun. Kita senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat. Karena itu berbagi, peduli dengan sekitar harus kita pertahankan, di-manage dengan baik,” ujarnya.

Kedua, lanjut Gus AMI, karena PKB konsisten mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat, baik di tataran legislatif maupun eksekutif.

Salah satunya diwujudkan dengan keberhasilan PKB memperjuangkan UU Pesantren, UU Desa dan lain sebagainya.

Ketiga, karena struktur PKB mengakar mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga tingkat Ranting.

Menurut Gus AMI, struktur merupakan tiang penyangga kekuatan partai yang harus diperkuat.

“Tiang kekuatan partai itu ada di struktur. Kalau PKB kuat, pasti strukturnya kuat,” tuturnya.RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.