Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 6 Sep 2019 16:36 WITA ·

UGR Buka Kelas Eksekutif


					Ahyar Perbesar

Ahyar

SELONG,DS-Universitas Gunung Rinjani (UGR) pada pendaftaran tahun ini membuka kelas eksekutif. Disebut kelas eksekutif, karena mahasiswanya terdiri dari kalangan pegawai seperti aparatur desa yang karena tuntutan tugas harus menyandang gelar sarjana.

Kelas eksekutif tersebut sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Bedanya dengan kelas reguler adalah waktu perkuliahannya  diatur sore hingga malam hari. Walau jumlah jam kuliah sama, waktu yang ditetapkan berbeda, bisa pada malam hari.

Kepala Biro Akademik UGR, Ahyar, SH, mengemukakan tahun lalu jumlah mahasiswa kelas eksekutif bisa mencapai 120 orang. Sedangkan tahun ini yang terdata baru 80 an orang. Namun justru mahasiswa kelas reguler yang meningkat dari 280 orang menjadi 310 orang tahun ini.

“Mahasiswa baru UGR khusus reguler meningkat dibandingkan tahun lalu,” kata Ahyar. Kenaikan jumlah mahasiswa secara signifikan ada pada Fakultas Hukum, sedangkan fakultas lain seperti Pertanian, Peternakan dan FKIP cenderung turun. Hal serupa ditengarai terjadi pula pada perguruan tinggi lain.

Khusus kelas eksekutif, ada kemudahan diberikan seperti melakukan perkuliahan secara daring sesuai denga kesepakatan antara dosen dan mahasiswa. Namun, ada perkuliahan yang tidak bisa dilakukan secara daring.

Menurut Ahyar, disamping biaya tergolong murah, UGR  juga mengutamakan kwalitas pendidikan. Soal biaya per semester, jumlah tertinggi mencapai Rp 1.350.000. “Kalau murah saja belum tentu diburu. Karena ada juga yang murah namun tidak diminati,” katanya.ian

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur NTB Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nurul Yaqin Masbagik

23 Mei 2022 - 09:45 WITA

Ini Ajakan Gubernur NTB kepada Santri Mambaul Ulum

22 Mei 2022 - 06:35 WITA

Sukses Harus Diimbangi Kerja Keras Tak Kenal Menyerah

20 Mei 2022 - 07:31 WITA

Rekrutment Beasiswa NTB Dilakukan Secara Transparan

17 Mei 2022 - 17:45 WITA

Mimpi Besar Anak NTB, Itu Harapan Gubernur

12 Mei 2022 - 16:30 WITA

Pembangunan Pondok Pesantren Tidak Boleh Berhenti,Ini Alasannya

10 Mei 2022 - 16:13 WITA

Trending di Pendidikan