Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tutup TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa, Pangdam IX/Udayana Minta Masyarakat Lestarikan Budaya Gotong Royong

15

FOTO. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara disaksikan wagub saat menandatangani prasasti sejumlah proyek fisik TMMD ke-109 untuk diserahkan pada masyarakat dan pemkab Sumbawa, kemarin. (FOTO. HUMAS PEMPROV NTB/DS).

MATARAM, DS – Sejak 22 September hingga 21 Oktober 2020, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 yang dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, akhirnya resmi ditutup, Rabu (21/10). 

Upacara penutupan TMMD ke-109 Kodim 1607/Sumbawa berlangsung di Aula Madelaoe ADT, komplek Kantor Bupati Sumbawa yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan, kegiatan TMMD ke-109 kali ini, melibatkan sebanyak 600 prajurit TNI dan komponen masyarakat yang tersebar di empat kabupaten/kota di wilayah Bali-Nusra 

Menurut dia, titik utama dari program TMMD adalah dapat menggelorakan kembali semangat gotong royong ditengah-tengah masyarakat.

“Selain itu, TMMD di Desa Jotang dan Desa Jotang Beru, Kecamatan Empang tidak lain merupakan momentum untuk berpartisipasi membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di tengah situasi pandemi saat ini,” ungkap Mayjen TNI Kurnia.

Pangdam menjelaskan, bahwa semua sasaran TMMD ke-109 mulai dari sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur, baik fasilitas umum dan sosial dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu 

Bahkan, sasaran non fisik berupa kegiatan penyuluhan/sosialisasi berbagai materi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 juga dapat dilaksanakan dengan lancar.

Padahal, kata Pangdam, sasaran dan volume pekerjaan TMMD kali ini, cukup berat. Apalagi, di lapangan sarana dan prasarana serta waktu yang dibutuhkan sangat terbatas. 

“Namun dengan semangat, kekompakan, disiplin serta rasa tanggung jawab dari semua pihak, baik TNI, Polri, masyarakat maupun instansi terkait lainnya yang bersatu padu dan bahu membahu. Alhamdulillah, semua program di TMMD ke-109 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” jelas Pangdam.

Ia mengucapkan, terima kasih pada masyarakat, tokoh agama dan pemda setempat yang telah membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan TMMD di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana.

“Mudah-mudahan apa yang telah dibangun, dapat membantu menumbuhkan semangat dan inovasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan di daerah,” kata Pangdam.

Dalam kesempatan itu. Pangdam IX/Udayana tak lupa mangajak seluruh pihak dan masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat dengan baik secara mandiri/swadaya semua fasilitas yang telah dibangun dalam TMMD Ke-109.

Hal ini agar manfaat dari program itu dapat dinikmati dalam kurun waktu yang cukup panjang.

“Pesan saya, mari lestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Dan kami (TNI) akan senantiasa selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Pangdam.

“Sekali lagi, kita tidak boleh mudah terhasut dan terprovokasi oleh pihak manapun yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI. Jadi, tetap saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan, serta mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” sambung Mayjen TNI Kurnia Dewantara. 

Sebelumnya, Dandim 1607/Sumbawa membacakan laporan pelaksanaan TMMD ke-109 meliputi sasaran fisik berupa pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 1100 meter dengan lebar sekitar empat meter. 

Selanjutnya, pembuatan jembatan, pembuatan mushola yang dilengkapi MCK dan tempat wudhu. Berikutnya, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter dan rehab rumah warga sebanyak 9 unit dengan target seluruhnya mencapai 100 persen.

“Demikian juga sasaran non fisik berupa sosialisasi/penyuluhan tentang kesehatan, protokol kesehatan Covid-19, pertanian, peternakan dan bidang hukum juga terlaksana dengan baik,” kata Dandim.

Terpisah, Kades Joteng Beru, Ismail mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Satgas TMMD yang selama sebulan telah bersama masyarakat dalam membantu pembangunan beberapa sarana baik jalan usaha tani, pembangunan irigasi, rehab RTLH, serta penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami masih sangat mengharapkan kehadiran program TMMD kapan saja,” ungkapnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.