Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tutup Rakerda I PDIP NTB Hasto Minta Kader PDIP NTB Dengar Keluhan Rakyat

0 13

MATARAM, DS – Kader PDI Perjuangan di semua Wilayah NTB diminta untuk aktif turun langsung ke rakyat. Hal itu dipicu partai besutan Hj. Megawati Soekarno Putri tersebut telah menargetkan akan bisa keluar menjadi pemenang pada Pemilu 2024 dan bisa meraih hattrick suara terbanyak sejak Pemilu 2014.

“Tahap awal ujicoba kita adalah Pemilukada Serentak 2020. Makanya, kader harus kerja secara solid dengan menjunjung kolektivitas kerja yang terukur guna meraih simpati rakyat di wilayahnya masing-masing,” ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menyampaikan sambutannya saat menutup Rakerda I DPD PDIP NTB di kantor PDIP NTB di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram, Sabtu (7/3) malam.

Hasto menegaskan, turun langsung di tengah rakyat adalah strategi utama pemenangan, bukan dengan memasang baliho atau alat peraga kampanye (APK) lainnya. Oleh karena itu, pergerakan partainya adalah ke rakyat, menyatu dengan rakyat, bukan bergerak keatas.

“Kita harus merubah manajemen, rekrutmen, dan keberadaan kita di tengah rakyat,” tegasnya sambil menambahkan semua itu harus dilakukan bukan karena PDIP adalah pemenang pemilu namun karena keputusan Kongres 2019 adalah menjadi partai pelopor.

Sebagai partai pelopor, salah satu hal utamanya adalah meningkatkan kedisiplinan. Terutama dalam berpikir yang memerlukan pemahaman ideologi.

“Maka ketika kita menyatakan dalam kongres menjadi partai pelopor, maka kita harus memiliki disiplin yang paripurna. NTB harus berbenah. Rapat Kerja Daerah ini kami harapkan menjadi rapat konsolidasi ideologi, disiplin, dan kaderisasi. Kita harus tampilkan banteng yang rendah hati, banteng yang turun bersama rakyat, dicintai rakyat dan bekerja untuk rakyat,” jelas Hasto.

Dia juga meminta agar para kader bisa mengedepankan disiplin waktu, disiplin berkomunikasi, dan disiplin bertindak dengan selalu bergerak di tengah rakyat.

“Jangan hanya sekedar janji, perbuatannya belum tentu senapas dengan kata-katanya. Sebagai politisi, kita berbicara mengkuti aturan, ideologi, kesantunan, kehormatan kita, serta menghormati orang lain,” ucap Hasto

Ia mengharapkan setelah selesainya Rakerda ini semua kader PDIP di semua tingkatan struktural dan sayap partai, mulai jenjang DPD, DPC, PAC hingga anak ranting hari-harinya dilakukan tanpa henti bersama pergerakan rakyat.

“Pokoknya, tiada hari tanpa menyapa rakyat. Kunci kemenangan kita bukan logistik. Tapi rakyat. Ada parpol yang kaya raya, namun tak menang. Karena mereka tak bersentuhan dengan rakyat. Kalau PDIP itu adalah partainya kaum marhaen dan buruh. Jadi, kita semua harus bersama dan melindungi kaum miskin dan kaum dhuafa juga petani tiap harinya. Sehingga, kita tahu apa yang menjadi keluhan mereka untuk kita suarakan jeritan hati mereka,” tandas Hasto Kristiyanto.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat, mengatakan, kegiatan Rakerda kali ini adalah upaya pihaknya meneruskan instruksi partai yakni Ketua Umum Hj. Megawati Soekarno Putri. “Pokoknya kita harus Solid bergerak membela Pancasila. Karena Pancasila wajib kita amalkan, bukan dibaca di mulut,” tegasnya.

Ia mengaku, kader PDIP yang berjalan diatas rel Pancasila maka arah dan pemikirannya akan teratur dan tertib. Mengingat, Pancasila mengajarkan untuk memimpin itu tidak bergaya sombong saat berada di dalam kekuasaan.

“Allah, Tuhan Yang Maha Esa akan melindungi kita jika kita memedomi Pancasila. Pokoknya, kader PDIP itu jangan semena-mena saat berkuasa khususnya pada rakyat. Awas, jika kita terus mengedepankan kesombongan,” tandas Rachmat Hidayat.RUL.

Leave A Reply