Berbagi Berita Merangkai Cerita

TKW Disiksa Majikan, P3MI Selesaikan Dengan Jalan Damai

27

SELONG, DS – Telah terjadi kesepakatan damai antara keluarga JM dengan pihak PT Hasindo Karya Niaga (HKN) yang merupakan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

JM merupakan TKW asal Dusun Poton Bako Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru yang disiksa oleh majikannya di negara penempatannya. Dari pengakuannya, ia berangkat ke Abu Dhabi melalui salah satu tekong berinisial S, dengan iming-iming gaji tinggi.

Namun sampai di negara penempatan, ia tidak mendapatkan kehidupan seperti yang dijanjikan. Bahkan, dirinya mendapat perlakuan yang kurang baik dari sang majikan. Hingga menyebabkan luka di sekujur tubuhnya.

Menyikapi kejadian ini, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur langsung mengambil sikap untuk membantu JM.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (PPTK), Disnakertrans, M Hirsan mengatakan pihaknya langsung menghubungi JM dan keluarganya untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

“Saya tanya dulu apa maunya, saya bantu. Kita proses hukum atau gimana? Saya mau damai, yang penting hak-hak saya, gaji selama satu tahun dibayar, dan biaya berobat sampai sembuh ditanggung,” kata Hirsan menirukan ucapan JM.

Atas dasar itulah dilakukan upaya penyelesaian secara damai antara JM dengan PT HKN. Sehingga akhirnya terjadi penandatanganan kesepakatan damai antara kedua belah pihak. Dengan kesanggupan PT HKN memberikan kompensasi sebesar Rp. 75 juta.

Hirsan pun bahkan dengan tegas menyebut apa yang dilakukan oleh oknum pekerja PT HKN cenderung sebagai Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO). Dikarenakan PT tersebut tidak terdaftar pada Disnakertrans Lombok Timur. Serta menuturkan, Direktur Utama (Dirut) PT HKN telah dipenjarakan dengan kasus yang sama.

“Ada kecenderungan TPPO namun harus di kroscek ke negara penempatan, ke Abu Dhabi. PT itu sudah di bekukan. Dirutnya juga sudah dipenjara dengan kasus yg sama,” kata dia.

Ditegaskan olehnya, PT HKN tidak terdaftar pada Disnakertrans Lombok Timur, dan tidak memiliki cabang di NTB. Sehingga dipastikan, perekrutan tenaga kerja yang dilakukan tidak melalui Disnakertrans Lombok Timur.

Keberadaan kantor cabang di daerah, menjadi keniscayaan bagi P3MI dalam melakukan perekrutan tenaga kerja. “Kalau PT resmi yang punya kantor cabang di sini, pasti lewat kita. Tidak akan mungkin mereka lolos. Akan di tolak oleh siapapun. Akan ditolak oleh sistem juga,” ucapnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.