Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tips Penyembuhan Corona, Dokter Jack : “Buatlah Pasien Itu Bahagia”

84

MATARAM, DS – Virus Corona telah menginfeksi hampir semua negara. Saat ini,  sudah lebih 900.000 kasus dilaporkan terjadi dari seluruh dunia menurut Worldometers hingga Kamis (2/4) lalu.

Gejala terinfeksi ada yang terlihat (simtomatik), ada yang ringan, bahkan ada yang tidak menunjukkan gejala sama sekali (asimtomatik).

Oleh karena itu, berbagai cara dan strategi untuk menyembuhkan virus mematikan asal Wuhan, Negara Tiongkok terus muncul. Salah satunya, yang sudah dilakukan pihak RSUD Kota Mataram.

Direktur Utama RSUD Kota Mataram, dr HL Herman Mahaputra juga berbagi tips untuk mencegah Covid-19. Yakni, masyarakat diharapkan agar tetap bahagia guna untuk membentengi diri dari virus Corona.“Semua orang bisa terkena wabah Covid-19, tapi obatnya adalah bahagia!,” ujarnya menjawab wartawan, Kamis (4/6).

Dokter Jack sapaan akrabnya, mengatakan, sejak awal Maret lalu, masyarakat dipusingkan dengan wabah virus corona. Baik dengan menerapkan lock down, stay at home, dan karantina wilayah. “Saya minta masyarakat jangan resah dengan virus Corona ini. Mari kita buka masjid, buka mal, buka pasar dan semuanya. Dengan menerapkan protokoler Covid-19,” ucapnya.

Selain membuka semua akses itu, lanjut Jack, warga tetap diminta pakai masker dan rajin cuci tangan. Karena dalam agama lanjut Jack, memang diatur untuk tetap menjaga kebersihan.

Sejauh ini, jelas Jack, Covid-19 ini memang belum ada obatnya. Namun, menutur dia, salah satu obat Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas diri.

“Untuk itu kita harus bahagia. Dengan bahagia, tetap bekerja, berolahraga, beraktivitas seperti biasanya dan minum vitamin. Imunitas kita akan bertambah,” tegasnya.

Dokter Jack pun percaya, dengan selalu berdiam di rumah tidak akan menyelesaikan masalah. Justru dengan merasa dikurung dan tertekan akan semakin stress. “Itu saya pelajari saat merawat pasien positif di Wisma Nusantara,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan di rumah atau di ruangan hanya akan membuat daya tahan tubuh manusia menurun. Apalagi tidak ada yang dimakan. “Jika terus menerus stay at home, maka semua orang di NTB akan terkena Corona,” katanya.

“Apa yang saya ucapkan ini memang agak nyeleneh. Tapi ini berdasarkan hasil kajian selama saya merawat pasien Covid-19. Saya dokter dan saya direktur rumah sakit. Perkataan saya, bisa saya pertanggungjawabkan,” kelakar Jack.

Intinya, selama menghadapi pandemi ini, warga NTB khususnya Kota Mataram diimbau jangan pernah memiliki rasa resah, takut berlebihan, dan berstigma negatif ke pasien positif Covid-19 di NTB.

Dokter Jack pun meminta, pemerintah Kota Mataram segera menerapkan ‘new normal’ dengan berdamai dengan wabah Covid-19. “Sekali lagi, Covid-19 tidak akan pernah hengkang dari bumi ini. Hanya imunitas yang kuat akan menyembuhkanya. Bagi yang punya kegiatan atau bisnis, silakan beraktifitas seperti biasa. Namun, tetap perhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” tandas Dokter Jack. RUL. 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.