Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tiga Lapis Pengamanan Cegah Corona Masuk ke Lombok Timur

0 46

SELONG,DS- Mecegah penyebaran Covid-19 yang mungkin terbawa oleh masyarakat yang baru pulang dari luar daerah, Tim Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur menerapkan pengamanan tiga tahap. Tahap pertama merupakan wewenang dari Pemerintah Provinsi yang menyiapkan tim karantina di setiap pintu kedatangan seperti Bandara dan Pelabuhan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur, Purnama Hadi, mengatakan pelabuhan dan bandara menyiapkan tim kesehatan yang melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang baru tiba.

“Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) baik darat maupun laut menyiapkan tim KKP. Mereka melakukan pemeriksaan di tengah laut dulu sebelum kapal itu bersandar. Kalau di BIL misalnya, di tempat pesawat landing itu dilakukan pemeriksaan oleh KKP,” jelas Purnama.

Data yang didapatkan dari KKP tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan kembali terhadap warga yang baru datang tersebut, sebagai langkah pengamanan kedua. Dinas Kesehatan bersama Polres Lombok Timur dan Kodim 1615/Lotim ditempatkan pada pintu-pintu masuk tersebut.

Hasil pemeriksaan ini kemudian digunakan untuk menentukan tahap pengamanan ketiga dalam pencegahan Corona. Apabila, tidak terindikasi ada gejala Covid maka warga tersebut langsung terdata sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Kemudian akan dikembalikan ke Gugus Tugas yang telah dibentuk di tingkat Kecamatan. Serta diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Tapi kalau misal ada gejala, mereka akan kita isolasi di Rusunawa yang ada di Labuhan Lombok,” ungkapnya.

Rusunawa Khayangan, Labuhan Lombok sendiri telah disiapkan sebagai lokasi karantina bagi masyarakat yang terdata sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dengan jumlah kamar sebanyak 120, diperkirakan dapat menampung 480 orang.

Sementara kebutuhan hidup bagi ODP yang dikarantina di Rusunawa tersebut, sepenuhnya menjadi tanggungan Pemda Lombok Timur.

“Sudah kita siapkan dari semua sisi baik kebutuhan pokok, sarana parasana maupun yang lainnya. Makan pun kita jamin selama 14 hari dari APBD kita anggarkan,” beber Purnama.

Warga-warga yang pulang tersebut juga akan diantar langsung ke rumah masing-masing setelah menjalani semua tahapan pemeriksaan. Sehingga, diharapkan agar masyarakat tidak melakukan penjemputan terhadap keluarganya yang kembali dari luar daerah maupun luar negeri.

“Kami sarankan kepada masyarakat, jangan sampai ada penjemputan. Bapak Bupati sudah mengeluarkan Edaran bahwa setiap masyarakat yang pulang tidak perlu dilakukan penjemputan,” pintanya.dd

Leave A Reply