Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tiga Anggota Dewan Belum Ajukan Surat Pengunduran Diri

0 21

MATARAM, DS – Tiga dari total sebanyak 65 anggota DPRD NTB yang akan maju dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 dipastikan telah berlabuh ke partai politik (parpol) baru. Meski telah diajukan sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) oleh parpol mereka, tiga orang anggota dewan itu, belum  mengajukan surat pengunduran diri.

Tiga orang anggota dewan itu diantaranya, H. Baijuri Bulkiah dari Partai Demokrat maju menjadi bacaleg PPP, H. Suharto ST MM dari Partai Hanura berpindah ke Partai NasDem. Selanjutnya, H. Burhanudin MM dari Partai Hanura ke PPP.

Sekretaris DPRD NTB Mahdi MH membenarkan tiga orang anggota dewan yang masih aktif itu belum  mengajukan surat pengunduran dirinya ke lembaga DPRD setempat. Menurutnya, surat pengunduran diri merupakan sebuah keharusan sesuai aturan bahwa mereka telah berganti baju alias loncat pagar ke parpol yang berbeda saat mereka dilantik sebelumnya.

“Kalau sudah ganti baju, ya mereka harus di PAW. Mekanisme ini yang kita tunggu terkait pengajuan surat pengunduran diri tiga orang anggota dewan yang telah pindah parpol itu,” ujar Mahdi menjawab wartawan, Sabtu (21/7).

Ia mengatakan, kendati tiga orang itu belum mengajukan surat pengunduran diri dari lembaga DPRD, pihaknya akan lebih proaktif mengurus persyaratan administrasinya. Sebab, jika dibiarkan, maka akan berdampak pada hak-hak mereka sebagai anggota dewan.

“Kalau sudah maju ke parpol lain, tentu mereka tidak boleh mengikuti tugas kedewanan. Yang utama segala hak-haknya yang mereka terima sebelum pindah partai akan jelas tidak akan mereka terima lagi,” tegas Sekwan.

Menurut dia, sejauh ini baru DPD Partai Hanura NTB yang telah bersurat resmi terkait perubahan komposisi pimpinan fraksi. Yakni, H. Suharto ST MM telah digantikan oleh Saidin Abdul Rahim selaku Ketua fraksi Hanura DPRD NTB. Sedangkan, H.Burhanudin MM yang awalnya menjabat Sekretaris Fraksi juga telah digantikan oleh Hj. Rahmah Jamaludin Malik.

“Kalau untuk H. Baijuri memang telah ada usulan PAW dari Partai Demokrat jauh sebelum ia pindah parpol nyaleg ke PPP, tapi masih belum putus sengketanya di pengadilan hingga kini,” kata Mahdi.

Ia  akan segera menindak lanjuti persyaratan administrasi terkait surat pengunduran diri tiga orang anggota DPRD NTB itu ke Mendagri. Sebab, jika tidak diproses, dikhawatirkan pencalonan mereka akan tidak bisa dilakukan.

“Kami menargetkan sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT) Pileg 2019, sudah ada terbit SK Mendagri untuk kita lakukan proses PAW terhadap ketiga anggota dewan ini,” tandas Mahdi.

Sebelumnya, jika merujuk persyaratan administrasi para bakal caleg, setiap parpol diminta segera melengkapi syarat administrasi para bakal caleg yang diajukan. Sehingga, jika ada bakal caleg yang maju kembali dari kalangan anggota DPRD, namun ia berpindah partai alias lintas parpol, maka secara ketentuan mereka harus membuat surat mundur dari jabatannya.RUL.

Leave A Reply