A place where you need to follow for what happening in world cup

Tiba di Bandara Bima, Bantuan Korban Banjir Didistribusikan Tiga Tahap

30

FOTO. Kepala Dinas Sosial NTB H. Ahsanul Khalik saat mengecek dan mengawal langsung bantuan untuk korban banjir bandang Bima yang tiba di Bandara Salahudin Bima. (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – Pemerintah melalui Kementrian Sosial mulai mengirimkan bantuan logistik berupa bahan makanan, perlengkapan keluarga, peralatan evakuasi, serta peralatan sandang untuk para korban banjir di Wilayah Kabupaten Bima.

Tak tanggung-tanggung, nilai bantuan tersebut mencapai senilai total Rp 1.114.702.685. Adapun pembagian bantuan bagi para korban Bima dilakukan dengan tiga tahapan.

Kepala Dinas Sosial NTB, H. Ahsanul Khalik, mengatakan, pengiriman bantuan bagi korban banjir bandang di Kabupaten Bima dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, pengiriman dilakukan dari Gudang Provinsi NTB berupa bantuan makanan, yakni makanan siap saji 180 paket, dan makanan anak 125 paket, perlengkapan keluarga kids ware 25 paket; food ware 26 paket, dan peralatan dapur keluarga 25 paket.

Selanjutnya, Kemensos mengirimkan peralatan evakuasi berupa matras merah 100 lembar, tenda gulung merah 50 lembar, kasur merah 35 unit. “Lalu peralatan sandang seperti selimut merah 10 lembar. Alhamdulillah, semua bantuan untuk korban Bima sudah sampai. Ini saya lagi memverifikasi bantuan itu,” kata Ahsanul dalam siaran tertulisnya, Senin (5/4).

Ia mengatakan, di tahap kedua, pengiriman bantuan juga berasal dari Gudang Provinsi NTB, yakni permakanan berupa makanan siap saji 300 paket, makanan anak 120 paket.

Selanjutnya, lanjut Ahsanul, bantuan itu berupa perlengkapan keluarga berupa kids ware sebanyak 120 paket, dan peralatan evakuasi, yakni tenda serbaguna keluarga merah putih satu unit, tenda gulung 30 lembar, kasur 80 unit, dan peralatan sandang berupa selimut 30 lembar.

“Terakhir, pada tahapan ketiga, pengiriman dari Gudang Pusat Bekasi, yakni bantuan permakanan berupa makanan siap saji 600 paket, makanan anak 210 paket, perlengkapan keluarga berupa kids ware 100 paket dan Family kit 100 unit kemudian peralatan evakuasi: kasur merah 200 unit, genset empat unit, serta peralatan sandang berupa Selimut merah 200 lembar,” jelas Ahsanul.

Sementara itu, Kasubdit kesiapsiagaan dan mitigasi Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Iyan Kusmadiana menjelaskan bantuan tersebut diberikan bagi para korban banjir bandang di Kabupaten Bima, tahun 2021, diberikan dalam tiga tahapan.

Kemensos juga mengirimkan bantuan berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 12.000 kilogram. Selain itu, Kemensos mengirim bantuan dari Gudang TTC Sentul berupa Perahu evakuasi (aset) satu unit.

Di tahap ketiga, Kemensos mengirim bantuan dari belanja langsung berupa perlengkapan kebutuhan pengungsian berupa telur ayam 1.000 kg, air mineral 600 ml sebanyak 3.600 botol, serta pembalut wanita 300 pak.

“Sedangkan, untuk pengiriman barang aset ke Dinas Sosial Provinsi NTB berupa perahu evakuasi (aset) dua unit,” kata Iyan.

Sebelumnya, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bima melaporkan dua warganya meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Tercatat kurang lebih 9.245 KK atau 27.808 jiwa terdampak.

Selain korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 diantaranya rusak. Empat unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikanan warga ikut terdampak.

Hujan yang turun selama kurang lebih sembilan jam pada Sabtu (3/4), di seluruh wilayah Kabupaten Bima menyebabkan bendungan yang ada di empat kecamatan meluap, sehingga menggenangi persawahan dan perumahan warga di 29 desa.

Tercatat wilayah yang terdampak banjir adalah Kecamatan Madapangga, Kecamatan Bolo, Kecamatan Woha, dan Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Dikabarkan banjir terjadi mulai pukul 15.00 WITA. Tinggi mata air saat kejadian dilaporkan berkisar antara 50 sampai 200 sentimeter. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas