Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tiap Hari Sebanyak 3.200 Pelajar di Kota Mataram akan Divaksin

15

FOTO. Kepala Sekolah SMP 6 Mataram berserta jajaran guru dan karyawan tengah mengikuti kegiatan vaksinasi kedua Covid-19 bagi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Kota Mataram, beberapa hari lalu. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Pemkot Mataram melalui Dinas Kesehatan, menargetkan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar menyasar sebanyak 3.200 orang siswa per harinya. Vaksinasi juga menyasar masyarakat umum, baik untuk vaksin dosis pertama maupun kedua.

“Tapi upaya percepatan vaksinasi nya adalah kalangan pelajar yang berusia antara 12 tahun, mulai jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Kota Mataram,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Mataram, HM Carnoto pada wartawan, Selasa (14/9).

Menurut dia, saat ini cakupan vaksin anak di Kota Mataram hingga tanggal 7 September 2021 baru mencapai kisaran 45 persen atau sekitar 14.400 anak. Padahal, target sasaran mencapai sekitar 41.000 lebih. Sementara, cakupan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum sudah cukup masif.

“Sekarang dan kedepannya, kita fokus menyasar pelajar. Hari ini, vaksinasi pelajar sudah mulai kami laksanakan di masing-masing sekolah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram,” jelas dia.

Jumlah tim dan vaksinator yang diturunkan ke sekolah di semua wilayah di Kota Mataram mencapai sekitar 600 orang. Ketentuannya sekolah dengan jumlah sasaran 800-1.000 siswa diturunkan tiga tim skrining dan tiga orang vaksinator.

“Untuk vaksinasi ini, yang lama adalah proses skrining, sedangkan penyuntikan vaksin tidak sampai satu menit,” ucapnya

Terkait dengan stok vaksin di Dinkes. Menurut Carnoto, stok vaksin dengan jenis Sinovac di Dinkes Mataram saat ini ada sebanyak 2.600 vial. Di mana, satu vial vaksin Sinovac sekarang hanya untuk 2 orang tidak lagi 10 orang.

“Maka, dengan stok vaksin 2.600 vial tersebut bisa digunakan untuk 5.200 sasaran,” kata dia.

Carnoto menegaskan, dengan fokus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi kalangan pelajar ini, pihaknya optimis capaiannya akan bisa mencapai 80 persen. Hal ini jelas akan mampu melampaui target sekitar 70 persen yang sudah ditetapkan.

Apalagi, ungkap Carnoto, vaksinasi jelas bertujuan untuk membentuk imun dalam tubuh, mencegah penyakit sekaligus mengendalikan penyakit sehingga dengan cakupan 70 persen vaksinasi dapat membentuk “herd immunity” atau kekebalan kelompok.

“Insyaallah, selama vaksin tersedia, kita tetap semangat melakukan vaksinasi meskipun target 70 persen sudah tercapai,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.