Berbagi Berita Merangkai Cerita

TGB : Umat Islam Wajib Belajar Memperbanyak Ilmu

0 27

MATARAM, DS – Gubenur Dr TGH Muhamad Zainul Majdi mengatakan, ilmu merupakan salah satu fondasi utama yang dibutuhkan apabila seseorang  berkeinginan membangun dan memajukan bangsa dan agamanya.

Menurut TGB, tanpa adanya ilmu dan pemahaman yang kuat, maka dapat dipastikan, tantangan pembangunan ke depan tidak akan terjawab dengan baik.

“Kalau Bangsa Indonesia ini ingin maju, maka kita harus memiliki ilmu. Kalau NTB ingin maju, maka umat Islam di NTB harus maju dengan ilmunya,” ujar Gubernur saat menutup Halaqah Ilmiyah bersama Al-Allamah As-Syaikh Dr. Muhammad Bin Ismail Utsman Zain Al-Makky, di Masjid Hubbul Wathan, Komplek Islamic Center (IC) NTB, Senin (22/1).

TGB menguraikan, untuk membekali diri agar memiliki ilmu yang mempuni serta mendapatkan keberkahan dan kebaikan yang ada di dalam ilmu. Maka, jalan satu-satunya adalah dengan terus belajar. Mengingat, ilmu itu dapat tertunaikan dengan penuh keberkahan melalui dua jalan. Yakni, mempelajari mewariskannya kepada orang lain. “Dengan sebab itulah, Rasulullah sangat memuliakan ilmu,” jelas Ketua Organisasi Internasional Alumni AL-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia itu.

TGB menuturkan, kemajuan dan keberkahan masyarakat NTB saat ini, merupakan keberkahan yang lahir dari keikhlasan para ulama membagikan ilmunya. Salah satunya, Al-Allamah As-Syaikh Dr. Muhammad Bin Ismail Utsman Zain Al-Makky, yang selama empat hari ini berada di NTB untuk berbagi ilmu tentang Islam yang utuh.

Oleh karenanya, ilmu yang utuh dapat menjadi tuntunan yang kuat untuk meraih kemajuan. Apalagi, membangun meraih kemajuan itu tidak cukup dengan keikhlasan, namun perlu tuntunan ilmu yang utuh.

Dalam kesempatan itu. Ia mengajak seluruh umat Islam agar membekali diri dengan ilmu. Yakni dengan terus belajar secara utuh, baik ilmunya maupun akhlak yang diwariskan oleh para ulama terdahulu.

“Bagian penting dari semangat berhaul dan bermajelis ilmu, tidak hanya sekedar berkumpul. Namun sebagai wadah untuk kita bersyukur dan berterima kasih atas ilmu-ilmu yang diwariskan. Serta, membangun semangat membalas kebaikan dengan kebaikan yang lebih baik,” tandasnya Gubernur.

Ia menambahkan, kegiatan berhaul, bukan saja dilakukan dengan beramai-ramai. Namun hal tersebut ada maknanya. Yakni, menunaikan perintah Allah dan menunjukkan semangat umat dalam membalas segala hal yang baik. “Tentunya,  dengan hal yang lebih baik,” pungkas TGB. fahrul

Leave A Reply