Berbagi Berita Merangkai Cerita

TGB : Keberagaman Karunia Allah SWT

0 24

MATARAM, DS – Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi mengajak keberagaman suku, agama dan ras yang dimiliki bangsa Indonesia agar terus dirawat dengan baik oleh sesama anak bangsa. Sebab, hal tersebut merupakan karunia dan skenario Allah SWT.

“Tugas kita sebagai manusia adalah menjaga, kita rawat, keberagaman itu sebagai sebuah kekuatan,” ungkapnya saat mengisi ‘Program Indonesia Pagi TV One’ di halaman Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Jumat (24/6).

Menurutnya, dalam Alquran, yakni Surat Al-Hujurat ayat 13, telah jelas diungkapkan, bahwa manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa dengan satu tujuan. Yakni, untuk saling kenal mengenal. Untuk itu, telah ada gambaran yang utuh, agama Islam yang menganjurkan soal keberagaman.

“Jadi, kita sebagai hamba Allah SWT tentu menyikapi keberagaman ini dengan saling menghargai, menjaga dan merawatnya,” kata TGB.
Zainul Majdi mengakui, keberagaman akan mampu menjadi kekuatan besar bangsa apabila dikelola dengan baik. Oleh karenanya, menjadi tugas semua pihak dalam menjaga dan merawat karunia Allah SWT. Mengingat, segala yang diperbuat juga akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Meski demikian, kata TGB, Allah juga tidak tinggal diam melihat umatnya. Untuk itu, telah ada panduan untuk dapat mengaplikasikan keberagaman, lantaran keberagaman merupakan kontestasi ke hal yang baik dan ide-ide yang konstruktif.

Selain itu, lanjutnya, keberagaman yang akan mampu menjadi kekuatan bangsa jika tidak disikapi dengan baik, maka yang muncul adalah permusuhan dan perpecahan.“Sehingga, perlu adanya panduan guna menghindarkan diri dari konflik sesama anak bangsa. Kalau konflik ini terjadi maka akan ada dua akibat besar yang timbul, yaitu anak bangsa akan mengalami kegagalan,” ujar Gubernur.

TGB tak lupa mengajak sesama anak bangsa untuk merawat keberagaman dan menghindarkan diri dari segala bentuk konflik yang memecah persatuan dan kesatuan, serta merobek semangat ke-indonesiaan kita sebagai bangsa. fahrul