Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tes SKB CPNS Lombok Timur, Tekankan Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19

9

SELONG, DS – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk formasi CPNS 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 30 September sampai 07 Oktober 2020. Jadwal tersebut didapatkan berdasarkan hasil rapat koordinasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kuota CPNS 2019 di Lombok Timur sebanyak 482 formasi dan akan diperebutkan oleh 1.191 peserta melalui tes SKB. Jumlah peserta ini didapat karena adanya pengurangan akibat satu orang peserta dari formasi guru yang meninggal dunia.

Kepala BKPSDM Lombok Timur, Salmun Rahman, menjelasakan pelaksanaan tes SKB menekankan penerapan protokol pencegahan Covid-19. Baik oleh peserta tes maupun oleh panitia.

“Walaupun memberlakukan protokol kesehatan, bukan berarti memberatkan peserta. Contoh, kita tidak mensyaratkan mereka menunjukkan hasil rapid tes. Tetapi mereka akan diperiksa oleh tim medis yang ada disini,” jelas Salmun.

Peserta akan diperbolehkan mengikuti tes setelah tim medis memberikan rekomendasi kelayakan untuk mengikuti tes. Meskipun nantinya ditemukan adanya peserta yang reaktif, ataupun positif Covid-19, tidak serta merta menggugurkan kesempatan peserta tersebut mengikuti tes.

“Apabila tidak memungkinkan untuk tes pada hari itu, maka peserta diberikan kesempatan pada H+1, atau tanggal 09 Oktober 2020,” tuturnya.

Salmun pun mengatakan, guna menghindari terjadinya kerumunan yang masif pada hari pelaksanaan SKB, pihaknya menekankan agar peserta tidak hadir lebih cepat dari jadwal sesi tes yang didapatkannya.

“Kita ingatkan mereka untuk datang tidak terlalu cepat. Kalau dia dapat sesi kedua, janganlah datang sebelum sesi pertama,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi BKPSDM, Lalu Agus Satriawan menyebutkan adanya 34 orang peserta yang akan melaksanakan tes SKB di luar NTB. Karena sistem tes saat ini memungkinkan untuk menerapkan langkah itu, terlebih di masa pandemi saat ini.

“34 diantaranya diluar NTB tesnya.
Untuk live scorenya itu, kita sudah buat chanel langsung di Youtube,” kata dia.

Menghadapi sistem baru dalam tes SKB kali ini, Agus mengatakan SDM di BKPSDM memiliki kapasitas dalam penerapan pola baru dengan pemanfaatan tekhnologi. Kesiapan ini dipastikan setelah dilakukan kroscek secara langsung oleh BKN.

“Kita naikkan juga kecepatan akses internet. Yang awalnya per PC itu 20 MB, kita naikkan menjadi 50 MB,” bebernya.

Jumlah peserta di dalam ruangannya juga diperkecil. Dari sebelumnya berjumlah 100 peserta per sesi menjadi 52 peserta per sesi. Yang diisi oleh 26 peserta per ruangan. Dan hanya tiga sesi dalam satu hari. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.