Berbagi Berita Merangkai Cerita

Terkait Terbakarnya Wisma Daerah Sumbawa Nurdin Minta Pemda Perhatikan Pemeliharaan Bangunan Bersejarah

0 5

MATARAM, DS – Insiden kebakaran yang meluluhlantakan wisma daerah (Istana Putih Sumbawa) di Kabupaten Sumbawa pada Selasa (11/7) lalu menyisakan kepiluan di seluruh benak masyarakat Sumbawa. Apalagi, bala putih sebutan Wisma Daerah Sumbawa tersebut merupakan bangunan bersejarah yang dibangun sekitar tahun 1932 lalu di era Sultan Muhammad Kaharuddin III. Dimana bala putih yang dulunya pernah menjadi pusat peradaban dan pemerintah kerajaan Sumbawa pasca dalam loka.

Menanggapi insiden tersebut, Anggota DPRD NTB asal Dapil V (Sumbawa-KSB), Nurdin Ranggabarani, MH mengaku, prihatin dan duka yang mendalam atas apa yang telah terjadi di Sumbawa. “Saya secara pribadi sekaligus Anggota DPRD NTB asal dapil lima (Sumbawa-KSB, Red) menyampaikan duka cita yang mendalam kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Sumbawa atas musibah tersebut,” ungkap Nurdin menjawab wartawan, Rabu (12/7).

Politisi PPP NTB itu mengaku, kejadian ini adalah sesuatu hal yang patut dipetik untuk dijadikan pembelajaran yang besar guna semua pihak tidak bersikap lalai. Mengingat, acap kali ada kecendrungan semua pihak i lalai dan abai terutama dalam keselamatan bangunan-bangunan tua.

Nurdin mencontohkan kelalaian itu. Diantaranya, berupa soal instalasi listrik dan ketiadan alat pemadan kebakaran. “Jadi, insiden kebakaran itu agar mampu membuat kita dapat mengambil hikmah dan penbelajaran,” kata dia.

Nurdin mengatakan, bangunan bersejarah tidak hanya ada di Sumbawa, tapi juga semua ada di kabupaten/kota. Untuk itu, ia berharap semua pemda di NTB agar mulai memikirkan mengenai pemeliharaan, serta pemeriksaan. Mulai, jaringan instalasi listrik, penyediaan pompa kebakaran dan pembangunan sumur hidran disemua bangunan-bangunan bersejarah tersebut.

“Jadi semua bangunan-bangunan yang bersejarah ini harus memiliki keamanan standar untuk mengantisipasi, apabila ada musibah-musibah seperti itu bisa segera diatasi,” ujar Nurdin Ranggabarani. fahrul

Leave A Reply