Berbagi Berita Merangkai Cerita

Terkait Pembantaian Etnis Muslim Rohingnya Wakil Ketua DPRD Desak Pemerintah RI Ambil Peran Aktif

0 11

MATARAM, DS – Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi M.Comm mendesak Pemerintah agar lebih responsif mengambil peran aktif guna menyikapi pembantaian etnis muslim Rohingya di Myanmar.

Politisi Gerindra itu menyayangkan, sikap Presiden Joko Widodo melalui atau Menteri Luar Negeri Indonesia yang hingga kini belum mengeluarkan kecaman keras ke Pemerintahan Myanmar. Padahal, hampir seluruh masyarakat mengingkan sikap keras dan tegas pemerintah atas kejahatan di Myanmar.

“Saya pantau langsung hampir di semua status media sosial, seluruh masyarakat Indonesia,tak terkecuali di NTB mengecam kebiadaban yang menimpa etnis muslim Rohingnya. Wajarlah, jika pemerintah perlu mendengar suara rakyatnya,” ungkap Mori menjawab wartawan.

Menurut dia, kecaman tersebut didasari karena membiarkan terjadinya pembunuhan massal yang berbau SARA baik langsung maupun tidak langsung. Yakni, tidak langsung genoside dilakukan oleh organisasi maupun perseoangan di Myanmar.

“Sedang secara langsung dilakukan oleh kekuatan militer Myanmar,” tegas Mori.

Ia menjelaskan sebagai langkah responsif, perlu kiranya Pemerintah Indonesia memanggil pulang Dubes Indonesia untuk Myanmar, meminta penjelasan situasi sebenarnya di Myanmar.

Kemudian dilanjutkan dengan mengusir pulang Dubes Myanmar untuk Indonesia. “Ini sebagai langkah diplomatis awal sebelum berinisiasi melakukan langkah-langkah responsif yang lain,” jelas Mori.

Ia mengatensi sikap tegas Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi yang meminta lembaga dunia untuk mencabut nobel perdamaian dunia yang diperoleh tokoh Myanmar, Aung San Suu Kyi, lantaran membiarkan kejahatan kemanusian berlangsung di wilayahnya tanpa adanya tindakan untuk menghentikannya.fahrul

Leave A Reply