Berbagi Berita Merangkai Cerita

Terdampak Covid, Pendapatan Lombok Timur Turun Hingga 6 %

40

SELONG, DS – Selama masa tanggap darurat pencegahan Covid-19, terjadi penurunan pendapatan retribusi Lombok Timur. Pasalnya, Pemkab Lombok Timur memberlakukan pembebasan retribusi bagi sektor-sektor yang terdampak Covid-19.

Kebijakan inipun tentu berpengaruh pada menurunnya pendapatan Lombok Timur. Penurunan pendapatan daerah dari retribusi mencapai 6%.

“6% selama empat bulan. Karena tidak melakukan penarikan di bulan-bulan tersebut,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, Selamet Alimin, saat dijumpai Senin, (06/07/2020).

Namun, penurunan ini dinilai Alimin masih tidak terlalu signifikan, dibandingkan dengam kabupaten/kota lain di NTB. Penurunan pendapatan yang relatif kecil ini juga dipengaruhi sumber pendapatan yang tak terduga.

Pendapatan tak terduga ini berasal dari sumber-sumber retribusi yang pernah menunggak pembayaran pada tahun lalu. Dicontohkannya, salah satu yang menunggak adalah PT. LED di Sambelia. Besaran tunggakannya mencapai Rp. 2 milyar di tahun 2019 lalu.

“Ternyata ada hikmah di balik Covid. Yang tahun kemarin tertunda, malah membayar di tahun ini,” pungkasnya.

Pihaknya pun telah memulai upaya menormalkan kembali pendapat daerah. Dengan melakukan uji petik terhadap sumber-sumber retribusi daerah.

Sementara, jumlah pendapatan daerah yang hilang dari sektor retribusi disebutkannya, mencapai Rp. 2 milyar. Hal ino dikarenakan tidak diberlakukan penarikan retribusi selama empat bulan.

“Otomatis hilang kalau yang empat bulan itu. Katakanlah yang dari sektor retribusi itu. Contoh yang dari retribusi, sekitar Rp. 2 milyar yang hilang,” terangnya.

Sedangkan terkait dana penanganan Covid-19 yang juga memberi sumbangsih pada pendapatan daerah, Alimin mengatakan, daerah mendapat pendapatan dari hasil pembelian kebutuhan penanganan Covid-19 Lombok Timur.

“Terkait dengan itu pasti ada. Contoh dari logistik masker, hand sanitizer, dan yang lain-lain, otomatis kami dapat,” kata dia. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.