BSK Samawa

Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Santri, Pimpinan Ponpes Al-Banawa Divonis 12 Tahun Penjara

Lalu Mohammad Rasyidi

Selong, DS-Terdakwa kasus pelecehan seksual pimpinan Pondok Pesantren Al-Banawa Sikur Lombok Timur MH alias Abah akhirnya divonis 12 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Selong.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pelecehan seksual terhadap santrinya.

Selain vonis 12 tahun kurungan penjara, majelis hakim yang dipimpin Syamsudin Munawir, juga memberikan hukuman denda sebesar Rp3 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dapat membayar denda tersebut maka diganti dengan pidana kurungan penjara selama 6 bulan.

Dalam putuskan itu, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, yaitu dengan sengaja melakukan tipu muslihat dan serangkaian kebohongan membujuk anak untuk melakukan perbuatan asusila dengannya secara berlanjut.

Bukan hanya memberikan vonis 12 tahun penjara dan denda Rp 3 milyar, terdakwa juga diwajibkan membayar Restitusi kepada anak korban sebesar Rp 39.295.000, dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan penjara.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lotim, Lalu Moh Rosyidi, mengatakan putusan 12 tahun penjara Pengadilan Negeri Selong terhadap terdakwa jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 19 tahun penjara dan denda Rp 6 milyar. Karena itu JPU akan melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi.

“Dengan demikian terhadap Putusan Majelis Hakim tersebut Penuntut Umum akan mengajukan upaya hukum banding,” Imbuhnya.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.