A place where you need to follow for what happening in world cup

Terapkan Prokes Ketat, Kontingen NTB Lakukan Karantina Atlet 10 Hari di PON Papua

33

FOTO. H. Mori Hanafi. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Kendati perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2-15 Oktober 2021 akan berlangsung dengan standar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat, kontingen Provinsi NTB, tetap melakukan antisipasi bagi para atletnya.

Selain membawa tim dokter lengkap, kontingen NTB juga akan membawa alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri.”Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 kepada para atlet yang akan bertanding di PON Papua,” ujar Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi pada wartawan, Rabu (8/9).

Wakil Ketua DPRD NTB itu menegaskan, alat PCR tersebut akan ditempatkan di Posko Kontingen NTB di Papua. Selain itu, sebelum berangkat, pihaknya akan melakukan karantina selama 10 hari pada seluruh atlet. Hal ini dilakukan untuk mencegah ataupun menghindari Covid-19 terjadi kepada para atlet.

“Jadi, kita tidak ingin sampai atlet kita sudah on-fire tapi gagal bertanding karena positif Covid-19,” tegas Mori seraya menambahkan sebelum berangkat, para atlet sesampai di Papua juga tidak dibolehkan keluar dari mess, kecuali untuk berlatih sebelum pertandingan.

“Jadi mereka tidak boleh keluar mess untuk ke sana kemari tanpa ada izin kecuali untuk berlatih dan ini juga untuk keamanan,” ucap Mori.

Menyinggung situasi Provinsi Papua yang masih belum stabil hingga kini. Ia mendaku, pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak panitia penyelenggara PON Papua terkait hal itu.

Di mana, sesuai informasi yang diperolehnya, pengamanan kontingen dan atlet NTB akan dilakukan langsung oleh Polda Papua dan Kodam Cendrawasih.

Selain itu, sebanyak 22 personil dari Polda NTB juga akan turut menyertai keberangkatan atlet NTB selama berada di Papua.

“Insyaallah, Dansat Brimob Polda NTB akan memimpin langsung pengamanan atlet dan ofisial kontingen NTB selama berada di Papua. Intinya, kami sudah melakukan antisipasi sedini mungkin terkait kabar keamanan yang tidak kondusif akhir-akhir ini di wilayah Papua,” jelas Mori Hanafi.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI NTB H Andy Hadianto mengatakan bahwa persiapan kontingen NTB sudah mencapai 80 persen. Kontingen NTB pada PON XX Papua, sudah ditetapkan berkekuatan 106 atlet, terdiri dari 66 atlet putra dan 40 atlet putri.

“106 atlet NTB ini sudah mendapatkan pengesahan dari Komisi Keabsahan PB PON XX bersama 7.066 atlet secara keseluruhan dari 34 provinsi peserta PON XX Tahun 2021,” ujarnya.

Andy menjelaskan, pada PON XX, ke-106 atlet terbaik NTB dari 10 kabupaten/kota di NTB ini akan bertanding di 115 nomor pertandingan dari 19 cabang olahraga yang diikuti NTB. Dari 19 cabang olahraga itu, NTB telah menargetkan meraih 17 medali emas PON XX.

“Target 17 emas itu diharapkan datang dari cabang olahraga atletik, tinju, muaythai, tarung derajat, voli pasir, panjat tebing, karate dan kempo. Kita mengharapkan cabang olahraga lainnya juga akan berjuang untuk turut memberikan medali untuk NTB,” tandas Andy Hadianto. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas