Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tenis Lapangan Optimis Beri Kado NTB Medali Emas PON Papua

75

FOTO. Ketua Pengprov Pelti NTB Jamaluddin (kiri) bersama para atlet dan pelatih menyatakan kesiapannya menyumbangkan medali emas di PON Papua di hadapan ketua kontingen NTB H. Mori Hanafi M.Comm (dua kanan). (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS- Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Lapangan (Pelti) NTB menargetkan sumbangan medali emas bagi kontingen di PON Papua ke-20.

Nomor perorangan akan mampu menyumbangkan medali mengingat kontingen Tenis lapangan sudah pernah menyumbangkan medali bagi NTB di PON Jabar 2016 lalu.

“Insyaallah, sesuai hasil pemetaan yang sudah dilakukan tim pelatih, kita optimis target kita emas atau perak di PON Papua,” ujar Ketua Pengprov (Pelti) NTB Jamaluddin, menjawab wartawan, Senin (23/8).

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) NTB itu mengatakan, cabor tenis lapangan merujuk PON sebelumnya yang tidak diunggulkan, justru meraih medali perunggu di PON Jabar. Tak tanggung-tanggung, atlet atas nama Panji Setiawan mengalahkan sejumlah atlet unggulan dari wilayah lainnya.

“NTB yang enggak diunggulkan saja dapat medali apalagi sekarang dengan persiapan yang matang. Insyaallah, sekarang harus ada peningkatan. Target kita emas,” tegas Jamaluddin.

Saat dikunjungi Ketua Kontingen NTB di PON Papua, Mori Hanafi. Jamaluddin mendaku, peluang para atletnya untuk mendulang banyak medali kian terbuka lebar.

Itu menyusul, terdapat delapan petenis andalan yang diturunkan pihaknya pada PON Papua. Mereka terdiri dari empat putra dan empat putri.

Sementara, saat di PON Jabar lalu, atlet yang diturunkan hanya sebanyak tiga orang petenis. Dan, seluruhnya adalah pria.

“Pak Ketua kontingan, kalau sekarang atlet kita lengkap formasinya. Wajarlah, dengan bertambahnya para atlet yang bertanding, peluang kita meraih lebih banyak medali terbuka lebar,” tegas Jamaluddin.

Delapan atlet NTB tersebut akan memperebutkan tujuh potensi medali emas. Yakni di nomor beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Empat petenis putra yang masuk dalam tim NTB adalah Panji Untung Setiawan, Dito Priambodo, Dibyaro Hinomaru, dan Kadek Ari Sanjaya Dwi. Mereka akan bertarung dengan 11 provinsi lain, yakni Jatim, Bengkulu, Jakarta, Jabar, Bangka Belitung, Papua Barat, Kaltim, Papua, Jateng, Sumsel, dan Bali.

Sementara empat petenis putri yaitu Suryaningsih, Niken Ferlyana, Ni Luh Sinta Eka Putri, dan Deisya Alfina. Mereka akan bertarung melawan petenis lain dari 11 provinsi. Yaitu Jatim, Jakarta, Jabar, Jateng, Bengkulu, Kaltim, Papua, Papua Barat, Banten, Kalsel, dan Yogyakarta.

Jamal mempredeksikan, potensi NTB meraih medali ada di empat nomor. Yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda campuran, beregu putri. Dari empat nomor ini, NTB harus bersaing dengan Jatim, Jakarta, Jabar, Bengkulu, dan Papua Barat.

“Dengan persiapan matang. Apalagi ada atlet kita yang berlatih di luar negeri, kok kita yakin peluang NTB meraih emas dari cabor Tenis Lapangan sangat terbuka lebar,” tandas Jamaluddin. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.