Menu

Mode Gelap

Lingkungan Hidup · 26 Agu 2022 19:33 WITA ·

Tekad NTB Menuju Nol Emisi Karbon Tahun 2050


					Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menerima audiensi dari Justice for Disability. kmf Perbesar

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menerima audiensi dari Justice for Disability. kmf

Mataram,DS – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menegaskan bahwa Provinsi NTB memiliki komitmen untuk menuju Net Zero Emission atau Nol Emisi Karbon di tahun 2050.

“Bagaimana kita konsen untuk Net Zero Emission. Jadi emisi gas kaca itu harus kita hilangkan ditahun 2050. Kalau Indonesia komitmennya kan ditahun 2060, NTB punya komitmen tahun 2050,” tutur Ummi Rohmi usai menghadiri “Invitation To The Reneweble Energy And Low Carbon Workshop” yang berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Mataram, Jum’at (26/08).

Ummi Rohmi menjelaskan ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk menuju NZE, yaitu pertama melalui Energi terbarukan (renewable energy) adalah energi yang berasal dari sumber-sumber alamiah seperti sinar matahari, angin, hujan, geothermal dan biomassa.

“Kedepannya tidak ada energi dari fosil semuanya dari renewable energy karena potensinya semua ada disini, mau solar, angin, geothermal, biomasa. Itu yang akan kita ikhtiarkan kedepan,” tutur Ummi Rohmi.

Kedua, melalui program NTB Hijau adalah upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengembalikan fungsi hutan yang selama ini gundul. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk terus menanam pohon untuk memberikan harapan generasi NTB di masa yang akan datang, sehingga mereka dapat melihat dan menikmati rimbunnya pohon dan hutan di NTB.

“Melalui penanaman NTB Green atau program NTB Hijau. Karena gas emisi itu juga datang dari kebakaran hutan,” ungkapnya.

Ketiga, melalui Program NTB Zero waste adalah model pengelolaan sampah yang memperlakukan sampah sebagai sumber daya, merupakan penerapan konsep pengelolaan sampah berbasis pengurangan jumlah sampah, daur ulang sampah, penggunaan kembali sampah, dan konsep ekonomi sirkuler.

Ia juga mengajak Universitas Mataram dan perguruan tinggi lainnya untuk sama – sama mengikhtiarkan ketiga program tersebut.

“Kita dorong melalui bekerjasama dengan akademisi salah satunya Universitas Mataram sebagai universitas yang paling terbuka di NTB ini dan kita akan gandeng bersama perguruan tinggi lainnya untuk sama sama mengikhtiarkan ini,” ungkap Ummi. kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekda NTB Menerima Majelis Wali Amanat UNS

26 November 2022 - 15:22 WITA

Peringatan Hari Guru, Ini Janji Pemprov NTB

26 November 2022 - 15:13 WITA

Gubernur NTB Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

25 November 2022 - 16:37 WITA

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah NTB (21)

25 November 2022 - 07:23 WITA

Alasan Pacuan Kuda HUT 64 NTB, Pertahankan Kearifan Lokal dan Persiapan PON 2028

24 November 2022 - 20:49 WITA

Ini Beberapa Ikhtiar NTB Ramah Disabilitas

24 November 2022 - 07:30 WITA

Trending di Pemerintah