Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tanpa Upacara, Pembukaan TMMD ke 109 Kodim Sumbawa Patuhi Protokol Covid-19

17

FOTO. Suasana pembukaan TMMD di Kantor Bupati Sumbawa tanpa adanya upacara resmi

MATARAM, DS – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun 2020 Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa dengan tema “TMMD Pengabdian untuk Negeri” yang dilaksanakan di Kantor Bupati Sumbawa. Selasa (22/9).

TMMD Ke 109 tahun 2020 Desa Jotang, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa di wilayah Kodim 1607/Sumbawa dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM.

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Hasan Basri, MM mengatakan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu wujud operasi militer yang dilaksanakan melalui program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat.

“Selaku pimpinan daerah Kabupaten Sumbawa saya patut bersyukur karena tujuan dilaksanakannya operasi TMMD ini adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan bersifat sasaran fisik maupun nonfisik dan memantapkan TNI dan rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh,” kata Sekda.

Sementara, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M. Tr (Han) selaku Dansatgas mengatakan, kegiatan TMMD resmi dimulai pada tanggal 22 September sampai dengan 21 Oktober 2020 ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan proyek pekerjaan dari Bupati Kabupaten Sumbawa kepada Dandim 1607/Sumbawa.

Dandim menyampaikan, sasaran Fisik TMMD 109 ini meliputi pembuatan Jalan Usaha Tani yang menghubungkan dusun Jotang dengan dusun Satowe Berang sepanjang 1.100 meter dengan lebar 4 meter termasuk pembuatan jembatan ukuran 5×5 meter, pembuatan saluran irigasi sepanjang 350 meter, pembuatan 1 unit Musholla seluas 9×8 meter termasuk MCK 3×2 meter dan tempat wudhu 3×2 meter serta rehab 5 unit RTLH.

“Sedangkan sasaran Non Fisik berupa penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, Kamtibmas, Hukum, Pertanian, Pelayanan KB, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Kehutanan, Narkoba, dan Peternakan yang akan diisi oleh instansi terkait. Termasuk, edukasi sosialisasi Sop Protokol covid -19,” jelas Dandim.

Dandim mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Sumbawa yang telah mendukung program TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa dan sasaran yang telah direncanakan di dua Desa yakni Desa Jotang dan Desa Jotang Beru di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa.

“Semoga TMMD Ke 109 Kodim 1607/Sumbawa sepenuhnya dapat berjalan dengan baik,” ungkap Dandim.

Terkait ketiadaan upacara pembukaan. Menurut Dandim, hal itu dilakukan guna mencegah dan mengikuti protokol Covid-19 dalam rangka pencegahan virus Corona.

“Kami tidak melaksanakan upacara pembukaan untuk kegiatan TMMD 109 kali ini. TMMD Ke 109 Kodim 11607/Sumbawa akan berlangsung selama 30 hari, tanpa upacara resmi hanya ditandai dengan penandatangan dan penyerahan proyek pekerjaan,” jelas Dandim.

Masih dikatakan Dandim, sesuai instruksi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andhika Perkasa yang memerintahkan seluruh satuan TNI AD untuk membatasi kegiatan yang melibatkan orang banyak.

“Selama proses TMMD berlangsung personel yang terlibat dalam Satgas TMMD, kami perintahkan untuk menerapkan protokol Pencegahan Covid-19, dengan selalu mencuci tangan sebelum dan setelah bekerja, selalu memakai masker dan menghindari kontak fisik orang per orang serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, vitamin dan istirahat yang cukup,” pungkas Dandim. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.