Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tanjung Ringgit Kembali Telan Korban, Pencarian Pemancing Hilang Masih Dilanjutkan

13

SELONG, DS – Seorang pemancing asal Desa Gunung Rajak, Kecamatan Sakra Barat, hilang terseret ombak saat sedang memancing di Tanjung Ringgit, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.

Proses pencarian korban yang dilakukan oleh Tim SAR, serta bantuan TNI/Polri ini pun telah memasuki hari kedua pada Jumat (29/05/2020). Lokasi pecarian korban juga diperluas, agar dapat menemukan korban yang hilang.

Selain melakukan pencarian di laut, Tim juga melakukan penelusuran melaui jalur darat. Tidak hanya melakukan pencarian di kawasan Desa Sekaroh, Tim juga memperluas pencarian ke kawasan perairan Desa Seriwe.

Mewakili keluarga korban, Kepala Desa Gunung Rajak, L. Samsul Jamhari menuturkan, upaya pencarian akan tetap dilakukan selama 7 hari. Bahkan, masyarakat Desa Gunung Rajak juga ikut bahu membahu bersama tim dalam pencarian tersebut.

“Kami juga sudah melakukan upaya lain, termasuk koordinasi dengan beberapa kades yang ada di daerah pesisir pantai utara, maupun di selatan. Supaya diinformasikan kepada nelayan yang ada di desanya. Harapan kita, korban segera kita temukan” harap Samsul.

Dituturkannya lebih lanjut, zikir dan doa bersama telah dilakukan bersama keluarga korban, tepat dilokasi hilangnya korban. Dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Ia pun tak lupa menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktifitas memancing dalam susana ekstrim seperti saat ini. Untuk menghindari adanya korban.

Sementara itu, Sekdes Sekaroh, Masdan mengatakan bahwa pemerintah desa dan masyarakatnya pun ikut membantu pencarian korban, dengan menurunkan tim penyelam pada hari pertama pencarian.

“Sejak kemarin kita sudah membantu pencarian korban. Dengan melakukan penyelaman, juga menyisir area pantai Pink 1 dan 2 pakai perahu nelayan,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian pemancing terseret ombak adalah kejadian yang kelima kalinya, di lokasi yang sama. Meskipun pemdes telah berupaya melakukan pencegahan, namun, peringatan dari pemdes sering diabaikan oleh para pemancing.

“Ini korban yang kelima. Sebelumnya di lokasi itu juga pernah menelan korban. 2 orang berhasil ditemukan di perairan Desa Seriwe, dan Awang Lombok Tengah,” terangnya.

Bahkan upaya pemerintah desa memblokir akses ke pemancingan tebing Tanjung Ringgit dengan memasang kawat berduri di juga gagal. Karena blokade tersebut malah dirusak oleh pemancing yang keras kepala.

“Kami tutup jalur darat, namun banyak juga yang tidak mau dilarang. Terus mereka pilih jalur laut, untuk sampai di lokasi,” bebernya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.