Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tamu Kehormatan Malam Tasyakuran HUT NTB Itu Anies Baswedan

0 10

MATARAM, DS – Malam tasyakuran peringatan HUT NTB ke-61 yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Komplek Kantor Gubernur NTB pada Rabu (18/12) malam, terasa berbeda. Pada momentum yang merupakan salah satu rangkaian HUT NTB tersebut tampak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi tamu spesial bagi jajaran Pemprov NTB.

Anies terlihat berdiri satu panggung bersama dengan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang disaksikan para tamu undangan. “Terimakasih kepada pak Anies Baswedan telah menyempatkan diri hadir pada acara ini, di balik kesibukannya, beliau menyempatkan diri untuk datang. Saya kalau berbicara NTB ini sejarahnya sangat panjang, dan saya ingin berbagi panggung untuk bercerita tentang NTB kepada saudara saya yang menjadi partner diskusi,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah dalam sambutannya, kemarin.

Bang Zul, sapaannya, mempersilakan Wakil Gubernur untuk naik panggung selaku partner diskusinya dalam membangun NTB ini. Ia meminta Wagub menyampaikan secara singkat program-program yang sedang dijalankan saat ini.

“Bapak ibu, pak Anies, ada beberapa program yang sedang kami jalani, bapak ibu pasti sudah sering mendengar kata industrialisasi. Industrialisasi ini bukan teori kami bukan narasi dari Zul-Rohmi, tapi memang suatu keniscayaan yang harus dilalui oleh sebuah daerah seperti Nusa Tenggara Barat ini untuk mencicipi kemakmuran,” terang Gubernur.

Sementara itu, Wagub Sitti Rohmi Djalilah dalam kesempatan itu, menjelaskan beberapa program prioritas yang sedang dijalankan oleh Pemprov NTB. Disisi lain ia mengatakan bahwa bagi pemerintah NTB masalah-masalah sosial diantaranya pernikahan anak, buruh migran, masalah narkoba dan lainnya dapat teratasi melalui Posyandu. Posyandu ini disebut Posyandu keluarga yang melayani dari anak-anak sampai Lansia.

Dalam kesempatan itu. Gubernur NTB, mengapresiasi panitia kegiatan yang telah bekerja malam ini hingga acara berjalan dengan lancar. Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng bersama.

Berbagai pagelaran seni, memeriahkan acara malam tasyakuran tersebut. Mulai dari pagelaran busana oleh Dekranasda NTB, musik tradisional hingga tarian-tarian tradisional yang berasal dari berbagai daerah di NTB. RUL.

Leave A Reply