Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 17 Mei 2022 17:09 WITA ·

Tambah Satu Mobil Tangki Lagi, HBK PEDULI Tingkatkan Suplai Air Bersih Gratis untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lombok


					FOTO. Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok), H. Bambang Kristiono (dua kanan) saat menyerahkan tiga mobil tangki untuk suplai air gratis pada warga terdampak kekeringan di Pulau Lombok (FOTO. RUL/DS). Perbesar

FOTO. Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok), H. Bambang Kristiono (dua kanan) saat menyerahkan tiga mobil tangki untuk suplai air gratis pada warga terdampak kekeringan di Pulau Lombok (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Yayasan HBK Peduli kini memiliki tambahan amunisi baru untuk meningkatkan suplai kebutuhan air bersih gratis bagi warga yang terdampak kekeringan di seantero Pulau Lombok.

Yayasan milik Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 (Pulau Lombok), H. Bambang Kristiono (HBK) ini bakal mengoperasikan tiga mobil tangki, dari yang sebelumnya hanya dua unit.

“Alhamdulillah, armada tangki air milik Yayasan HBK Peduli, kini bertambah satu unit lagi. Dengan bertambahnya satu unit mobil tangki air ini, sudah barang tentu akan menambah kekuatan dua unit armada tangki air yang sudah dioperasikan sebelumnya,” kata HBK, Selasa (17/5).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, tambahan satu unit kendaraan tangki air tersebut diperjuangkan langsung dirinya di gedung DPR RI melalui program CSR Bank Mandiri, salah satu bank milik Pemerintah. HBK pun memastikan, dengan tambahan satu unit mobil tangki air tersebut, program bantuan air bersih gratis bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah yang mengalami bencana kekeringan di Pulau Lombok akan ditingkatkan.

Politisi Partai Gerindra ini, mendaku, ketiga armada tangki air tersebut masing-masing akan ditempatkan di Lombok Timur bagian selatan. Satu unit akan standby di Lombok Tengah bagian selatan. Sementara satu unit sisanya akan melayani kebutuhan air bersih bagi warga di Lombok Utara bagian timur seperti daerah Bayan

“Minimal tiga kali dalam seminggu, yaitu hari Senin, Rabu, dan Jum’at, ketiga mobil tangki air tersebut akan berkeliling di wilayahnya masing-masing untuk memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar HBK.

Tokoh kharismatik NTB ini memang baru saja melakukan penguatan dalam kepengurusan Yayasan HBK Peduli di wilayahnya masing-masing. Liburan pasca Idul Fitri, HBK dan istri keliling di Pulau Lombok, menyatroni Tim-tim HBK Peduli yang ada di delapan titik, untuk mendengarkan saran dan masukan, yang salah satunya adalah banyaknya permintaan bantuan air bersih ini.

Dalam susunan kepengurusan Yayasan HBK Peduli yang baru, HBK terjun langsung sebagai Ketua Yayasan dan Hj. Dian HBK sebagai Pembina Yayasan. Perubahan tersebut kata HBK, perlu dilakukan untuk lebih meningkatan efektivitas dan mobilitas kegiatan Yayasan HBK PEDULI ke depan. Sementara posisi Sekretaris Yayasan tetap dijabat Rannya Agustyra Kristiono.

HBK menjelaskan, selain memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat P. Lombok yang mengalami bencana kekeringan, Tim-tim HBK Peduli di lapangan, juga siap memberikan bantuan air bersih bila ada keluarga-keluarga yang mengalami musibah kematian, atau keluarga-keluarga yang akan menyelenggarakan syukuran pernikahan.

“Bila membutuhkan bantuan air bersih dari HBK Peduli, maka bisa meminta bantuan langsung kepada Tim-tim HBK Peduli yang ada di wilayahnya masing-masing. Insyaa Allah gratis, dan tidak ditarik biaya apa pun,” tegas HBK.

HBK menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang bermukim di daerah-daerah yang rawan bencana kekeringan, dipastikan akan menjadi salah satu program unggulan yang akan terus ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya dalam melayani warga P. Lombok.

Setiap tahun, jumlah warga yang terdampak kekeringan di Pulau Lombok memang tak pernah sedikit. Tahun lalu misalnya, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, sedikitnya 705 ribu warga terkena dampak kekeringan.

Mereka kesulitan air bersih pada musim kemarau, yang sudah dimulai rata-rata pada akhir bulan Mei. Pemprov NTB pun memberlakukan status Siaga Darurat Kekeringan di empat Kabupaten/Kota di Pulau Lombok kecuali Kota Mataram. Status yang sama diberlakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Pulai Sumbawa.

Jika tak ada aral melintang, HBK menjelaskan, bahwa pada akhir tahun ini, armada tangki air HBK Peduli akan bertambah satu unit lagi. Dan rencananya, tambahan satu unit mobil tangki air tersebut akan ditempatkan di Kabupaten Lombok Timur khusus untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat Gumi Patuh Karya yang bermukim di sisi timur Kabupaten dengan populasi terbesar di NTB tersebut.

“Kabupaten Lombok Timur sangat luas wilayahnya dan tidak cukup hanya dilayani oleh satu unit mobil tangki air yang ada. Karena itu, insyaa Allah tambahan satu unit mobil tangki air di akhir tahun ini akan kami tambahkan” kata HBK.

Seluruh biaya operasional armada tangki air yang memasok kebutuhan air bersih masyarakat di Pulau Lombok ini akan dibiayai sepenuhnya oleh Yayasan HBK Peduli. Sementara untuk perawatan, pemeliharaan, dan pengawasan masing-masing armada tangki air ini, telah disepakati akan ditangani oleh anggota DPRD NTB dari Fraksi Partai Gerindra sesuai daerah pemilihan (Dapil)-nya masing-masing.

“HBK Peduli akan terus membangun semangat kegotong-royongan yang akhir-akhir ini mulai pudar dalam kehidupan kita sebagai bangsa. Dan terus terang saja, saya belajar banyak masalah kegotong-royongan ini dari LSM KASTA NTB di bawah kepemimpinan sahabat saya, Lalu Wing Haris,” ungkap HBK.

Sementara itu, dari London, Inggris, Sekretaris HBK Peduli, Rannya Agustyra Kristiono, yang tengah merampungkan pendidikannya di Negeri Ratu Elizabeth, menyampaikan do’a dan harapannya, agar kiprah HBK Peduli bisa lebih baik, bisa lebih dirasakan, dan bisa lebih menyentuh masyarakat Pulai Lombok yang membutuhkan bantuan. Terlebih HBK Peduli kini dipimpin langsung ayahnya.

“Selamat bekerja ya Ayah. Semoga Ayah sehat terus dan mampu mendarma-baktikan diri Ayah untuk berbuat sebanyak-banyaknya kebaikan bagi masyarakat Pulau Lombok yang sama-sama kita cintai. Aku percaya, insyaa Allah, Ayah pasti bisa,” tandas Rannya. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gawe Gubuk Desa Truwai Lombok Tengah Bikin Heboh

21 Juni 2022 - 17:14 WITA

Jelang Idul Adha,Bisnis Kambing Merebak

16 Juni 2022 - 15:38 WITA

Sekda NTB Serahkan Santunan BPJamsostek Pegawai Non ASN BPSDM

15 Juni 2022 - 15:39 WITA

Dari Limbah Nenas, Produk Aisyah Mampu Tembus Pasar Eropa

14 Juni 2022 - 15:51 WITA

Babinsa Dikerahkan, Pantau Harga Minyak Goreng di Klungkung

13 Juni 2022 - 18:14 WITA

MXGP Pacu Pertumbuhan Investasi Daerah

13 Juni 2022 - 17:52 WITA

Trending di Ekonomi