Talkshow BEM UGR Ungkap Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes

Talkshow BEM Universitas Gunung Rinjani (UGR) bertajuk "Lotim Darurat Kekerasan Seksual"

Selong,DS-Talkshow BEM Universitas Gunung Rinjani (UGR) bertajuk “Lotim Darurat Kekerasan Seksual” berlangsung, Sabtu (27/1), mengungkap salah satu latar belakang yang mencengangkan, yakni kasus yang melibatkan pimpinan ponpes dengan santrinya.

Menghadirkan sejumlah narasumber seperti Kapolda NTB, Kabid PP DP3AP2KB NTB, politisi Hj. Ermalena, Lombok Research Center, dan HBK Peduli, Ketua Panitia Siti Khaerunisa Febrianti, menyebutkan sebanyak 353 kasus kekerasan seksual terjadi di NTB. Kabupaten Lotim urutan kedua setelah Dompu.

Hal yang dinilainya mengherankan adalah kekerasan seksual itupun terjadi di pondok pesantren dengan pelaku pimpinan ponpes bersangkutan.

Rektor UGR, Basri Mulyani SH, MH, dalam sambutannya mengatakan hal menarik dari kekerasan seksual yakni telah diterbitkannya regulasi pada tahun 2021 oleh Kemendikbud akibat kasus kekerasan seksual di kampus. Menteri menyebutkan tiap kampus harus buat Satgas.

“Spirit UGR meminimlaisir dengan membuat satgas tersebut,” katanya seraya menambahkan bahwa regulasi diperkuat Negara dengan membentuk UU 12 tahun 2022 atau setahun kemudian.

“Kampus tidak memiliki sanksi menghukum. Tapi tahun 2022 kekuatan untuk menghukum menjadi kuat. Apalagi Komnas perempuan mencatat tiap 3 jam terjadi kekerasan seksual,” kata Basri.
Ia mengatakan kekerasan tidak hanya bersifat fisik melainkan juga kekerasan verbal.

“Orang nonton video porno dalam UU 12 tahun 2022 bisa dipidana. Dia masuk pidana biasa tanpa perlu aduan. Ancaman lebih tinggi dibanding pemerkosaan yang ada di KUHP,” cetusnya. “Hati hati bermain medsos jika tidak ingin kena tindak pidana,” tambah Basri.

Pj Sekda Lotim, H.Hasni, yang hadir mewakili Pj Bupati menilai fenomena kekerasan seksual tidak lepas dari faktor teknologi yang disalahgunakan. Menurutnya, pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi dari tingkat kabupaten hingga desa untuk menekan kasus tersebut. ian

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.