Takmir Masjid Antusias Sambut Isra’ Mikraj

Haji Muh. Kadri Sy, S.Sos

SELONG, DS – Isra’ Mikraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dan dari Masjidil Aqsa ke Sidratulmuntaha. Saat itulah baginda Nabi Muhammad Saw menerima perintah shalat 5 waktu. Perjalanan singkat dalam waktu semalam tersebut terjadi pada tanggal 27 Rajab malam Jum’at tahun ke 10 Kenabian bertepatan dengan tahun 620 – 621 M.

Peristiwa Isra’ Mikraj oleh ummat muslim seantero dunia diperingati setiap tahun. Di NTB, beberapa kegiatan yang dilaksanakan mengiringi peringatan tersebut berupa pengajian dan atau uraian Isra’ Mikraj, pembacaan ayat- ayat Al-Qur’anul Karim, dan lain – lain.

Tahun 2023 Pemerintah RI telah menetapkan momen peringatan Isra’ Mikraj melalui SKB (Surat Keputusan Bersama) 3 Menteri yaitu Menteri Agama, Menteri Tenga Kerja dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan – RB), jatuh pada hari Sabtu, tanggal 18 Februari 2023, bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1444 H.

Persiapan peringatan Isra’ Mikraj di Lombok Timur (Lotim) telah direncanakan oleh para pengurus masjid/takmir masjid masing-masing hingga masjid besar dan masjid jami’. Ketua Pengurus Masjid Besar Al Mujadin Aikmel, Ir. Sunarno Sabirhan, mengatakan peringatan Isra’ Mikraj senantiasa dilaksanakan tiap tahun.

“Untuk uraian Isra’ Mikraj untuk tahun ini Insyaallah ada beberapa ustadz kita yang siap,” kata Narno, panggilan akrab Ir. Sunarno Sabirhan, Sabtu (28/01/2023).

Ketua Pengurus Masjid Besar Jami’ul Khair Pringgabaya, Ustadz Husni Mubarok, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya sudah menetapkanIsra’ Mikraj untuk tahun 2023 M atau 1444 H pada hari Sabtu, 27 Rajab1444 H atau bertepatan dengan tanggal 18 Februari 2023.
Ketua Ponpes Darul Mubarok Yasnuhu Pringgabaya ini menjelaskan, beberapa kegiatan selain pengajian inti, melibatkan masyarakat terkait dengan kearifan lokal religi seperti pembacaan hikayat, barzanji serta tahlilan.

Sementara iru, Haji Muh. Kadri Sy, S.Sos., Ketua Pengurus Masjud Jamiq Baiturrahman Desa Apitaik, menyampaikan, selain penyampaian uraian Isra’ Mikraj, juga diselenggarakkan baca Al Qur’an dan shalawat.

“Sehari sebelumnya, tanggal 26 Rajab 1444 H atau Kamis 26 Rajab (sore hingga jelang magrib) kita adakan Haplan (mengaji bergantian) seperti halnya Tahsin, dan para remaja santri LPTQ,” terang mantan KUA Kecamatan Pringgabaya ini, sembari menambahkan bahwa uraian hikmah Isra’ Mikraj disampaikan nanti oleh Tuan Guru dari Esot Labuhan Haji. “Unsyaa Allah uraian pengajian Isra’ Mikraj disampaikan oleh TGH. Syahapari Hasim,” imbuhnya. (Kusmiardi).

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.