Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Kepala Sekolah Terancam Dipecat

17

Bupati Lotim Sukiman Azmy

SELONG, DS – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memutuskan menutup sekolah mulai Rabu, tanggal 27 Januari hingga Sabtu, 30 Januari 2021.

Langkah ini diambil Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 lantaran terjadinya peningkatan angka pasien Covid-19 di Lombok Timur. Selain itu, hasil evaluasi yang menyebutkan mayoritas sekolah masih belum menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“85% tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik, hanya 15% yang menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” ucap Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, Selasa (26/01).

Sekolah akan kembali dibuka apabila Kepala Sekolah bersedia menandatangani surat pernyataan kesanggupan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Jika kepala sekolahnya sanggup menandatangani surat pernyataan menerapkan protokol kesehatan dengan baik, mulai tanggal 01 Februari, boleh buka sekolah,” tegasnya.

Dalam surat tersebut juga terdapat klausul sanksi yang diberikan kepada kepala sekolah jika tidak menerapkan protokol kesehatan.

Sehingga, jika pada praktiknya nanti ditemukan ada sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik, maka kepala sekolah tersebut terancam diberhentikan dari jabatannya.

“Sanksi ada dalam surat pernyataan itu. Sanksinya tentu administrasi. Pemberhentian jabatan sebagai kepala sekolah, itu bisa,” tegas Sukiman. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.