Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tak Menangkan Pathul-Nursiah, Suhaili Ancam Sanksi Kader Golka

375

MATARAM, DS – Ketua DPD I Partai Golkar NTB HM. Suhaili FT menginstruksikan kader dan fungsionaris DPD Golkar Lombok Tengah (Loteng) untuk bergerak memenangkan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, H Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah (Pathul-Nursiah) di Pilkada kali ini.

Menurut Suhaili, paslon Pathul-Nursiah sudah dimandatkan DPP Golkar dalam Pilkada Loteng. Oleh karenanya, bagi pengurus partai, kader maupun anggota dewan dari Golkar yang tidak mendukung pasangan Pathul Nursiah, bakal diberikan sanksi tegas.

“Kalau ada anggota dewan yang tidak mendukung akan saya PAW, kalau pengurus akan saya ganti,” ujar Suhaili dalam pesan tertulisnya yang diterima wartawan, Senin (7/9).

Ia mengaku, dari sejumlah paslon yang tampil di Pilkada Loteng kali ini, justru hanya paslon Pathul-Nursiah yang diyakini akan bisa melanjutkan kepemimpinannya di Gumi Tatas Tuhu Trasna kedepannya.

“Yang sudah mendaftar dan mencalonkan diri sudah saya kenal dan tahu betul sepak terjang mereka. Kan kayak H. Sumun juga H. Masrun adalah anak buah saya. Tapi, kalau boleh memilih yang layak itu adalah pak Pathul dan Nursiah yang lebih layak melanjutkan pembangunan di Lombok Tengah,” tegas Suhaili yang menjabat Bupati Loteng dua periode itu.

Abah Uhel mengungkapkan, saat prosesi deklarasi pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri – HM Nursiah di halaman Sekretariat DPD II Golkar Lombok Tengah pada Minggu (6/9/) kemarin.

Ia tak lupa mengingatkan agar seluruh tim pemenangan dan massa pendukung paslon Pathul Nursiah agar jangan sombong selama suksesi pilkada setempat.

Sebab, kata Suhaili, tim pemenangan paslon Pathul-Nursiah harus bekerja secara sistematis, terstruktur dan terpola dengan baik, sehingga diharapkan bisa berhasil secara maksimal meraih kemenangan pada pilkada 9 Desember 2020 yang akan datang.

“Setidaknya ada lima hal yang harus dihindari para tim pemenangan, relawan maupun massa pendukung, yakni jangan meremehkan pihak lain, jangan mengejek, jangan terlalu cepat puas, jangan cepat marah dan yang paling penting juga jangan merasa sombong. Sebab, jika kita sombong maka Alloh akan menjatuhkan kita,” jelasnya.

Untuk itu, Suhaili meminta agar seluruh massa pendukung maupun simpatisan agar melakukan kampanye secara santun, sabar dan istiqomah.

Diketahui, paslon Pathul-Nursiah maju sebagai peserta pemilukada di Lombok Tengah diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, PDIP dan Berkarya. Namun, KPU Lombok Tengah mencoret partai Berkarya sebagai pengusung lantaran masih proses dualisme kepemimpinan.

“Kita mengacu pada Peraturan KPU nomor 3 tahun 2017 pasal 37, yakni ketika ada sengketa partai pengusung, maka berlaku SK Menkumham terakhir yakni tahun 2017,” kata Ketua KPU Lombok Tengah, Lalu Darmawan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.