Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tak Dibarengi Pemenuhan Kebutuhan Hidup, Mahasiswa NTB Tolak PPKM

45

FOTO. Iniah aksi ratusan mahasiswa yang berhasil masuk ke halaman kantor gubernur NTB. (rul)

MATARAM, DS – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di NTB berunjuk rasa di Kantor Gubernur setempat Senin (9/8). Mereka menolak perpanjangan PPKM. Sebab, hal itu dianggap telah membuat masyarakat menderita dari sisi ekonomi.

Ratusan massa dari dua kelompok menggelar aksi di pintu depan dan pintu barat Kantor Gubernur NTB.

“Kami menolak perpanjangan PPKM dan mendesak pemerintah untuk memberikan bantuan hidup bagi masyarakat terdampak pandemi,” kata Yohanes, salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Unjuk rasa berlangsung cukup lama dengan dikawal aparat kepolisian. Mahasiswa terus melontarkan protes terhadap PPKM yang tidak dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.

Akibat PPKM, pendapatan masyarakat sehari-hari dinilai merosot tajam. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari cukup sulit bagi masyarakat kecil.

Mahasiswa juga meminta pemerintah memberikan bantuan terhadap pelaku usaha yang terdampak pandemi. Usaha masyarakat yang jatuh akibat pandemi, ditambah kebijakan PPKM membuat pelaku usaha mengalami kesulitan signifikan.

“Kalaupun mau ada PPKM jangan setengah-setengah. Yakni, pemerintah wajib menanggung makan dan minum rakyat. Termasuk, membantu biaya kuliah mahasiswa dan uang sekolah pelajar. Ini aneh, sudah pakai PPKM tapi rakyat yang malah disiksa baik lahir dan bathin maupun ekonominya,” ujar Nurdin, mahasiswa lainnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.