Berbagi Berita Merangkai Cerita

Tak Butuh Waktu Lama Lotim Bebas Corona

0 43

SELONG,DS- Epidemiologist dari Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, Madhan, di depan awak media pada konferensi pers yang digelar Pemda Lombok Timur Jum’at (27/03/2020), mengatakan bahwa Lombok Timur memerlukan waktu yang tidak lama untuk dapat dikategorikan bebas dari Corona.

“Kondisi rata-rata dari semua kontak, sehat. Kita hanya tinggal menunggu waktu beberapa hari saja untuk bisa mengatakan aman,” ujarnya.

Namun, pria yang menguasai bidang keilmuan penyakit menular tersebut menegaskan perlunya kewaspadaan sebagai upaya pencegahan adanya kemungkinan pembawa virus Covid-19 yang datang dari luar Lombok Timur. Terlebih, pergerakan kedatangan warga Lombok Timur dari luar daerah maupun luar Negeri hingga saat ini masih terjadi.

“Namun, kita harus tetap waspada. Pola penanganan seperti ini harus tetap berlangsung. Karena mobilisasi penduduk kita masih ada. Dalam arti, yang dari luar,” tandasnya.

Kemungkinan bebasnya Lombok Timur dari Corona berdasar pada faktor kesehatan santri pada pondok pesantren yang dipimpin oleh pasien positif kasus 1 dan 2 yang tengah menjalani pengobatan saat ini. Dituturkannya, kesehatan para santri, maupun orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien kasus 1 dan 2 tersebut dalam kondisi yang baik.

“Untuk kontak kasus 1 dan 2 ini, kita sama-sama berdoa. Mudah-mudahan 14 hari sejak masuk isolasi, pelan-pelan kita akan masuk titik aman,” pungkasnya.

Selain itu, diperlukan peran serta masyarakat untuk tetap memberlakukan social distancing agar Lombok Timur bebas Corona dapat segera terwujud. Madhan pun meminta agar masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan pasien kasus 1 dan 2 untuk membuka diri kepada pihak-pihak terkait.

“Social distancing tetap menjadi kunci untuk keberhasilan kita kedepan. Siapa yang pernah merasa kontak, untuk mari membuka diri,” pintanya seraya menyelipkan pesan agar masyarakat Lombok Timur menjaga diri dan keluarga dari virus Covid-19 yang penyebarannya tergolong cepat. Dengan menerapkan protap yang telah dikeluarkan dalam pencegahan penularan Covid-19. Seperti menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri, dan memberlakukan distancing social dengan tidak berkerumun.

“Mohon kita menjaga diri. Dan menerapkan protap yang ada. Tak ada satupun yang boleh merasa jumawa untuk Covid ini,” himbaunya.

Sementara itu Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dikes Lombok Timur, Budiman Satriadi, mengatakan, perkembangan positif juga terlihat dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Ia menyatakan satu orang pasien PDP telah dipulangkan. Sehingga, saat ini tinggal tiga PDP di Lombok Timur, yang masih menjalani masa karantina.
“PDP kita hingga saat ini hanya empat orang. Satu yang sudah bebas. Karena sudah melalui masa karantina. Tiga yang masih dalam pengawasan,” jelas Budiman.dd

Leave A Reply