Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Tak Ada Lagi Pasien Corona Dirawat di KLU

12

KLU,DS- Tidak ada lagi pasien corona yang dirawat di KLU. Sementara itu, seorang PDP dengan hasil RDT reaktif, a.n Ny “S” (39 th) asal Kecamatan Tanjung, meninggal dunia, Selasa (7/7), walau hasil swab yang bersangkutan belum keluar.

Koordinator Bidang Kehumasan/Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Utara (KLU) Evi Winarni, M.Si, dalam rilisnya, mengemukakan  pemakaman telah dilaksanakan menggunakan protokol Covid-19

Terkait jumlah yang sudah di RDT, Evi menerangkan sebanyak 3336 orang dengan hasil reaktif sebanyak 180 orang dan non reaktif sebanyak 3156 orang. Total RDT sejumlah 7.510 set.  Ketersediaan RDT di Dinas Kesehatan sendiri masih tersisa sejumlah 4.174 set. (pertanggal 6 Juli 2020)

Perkembangan penanganan Covid-19 pertanggal 7 Juli 2020 di KLU menyebutkan  ODP (Orang Dalam Pemantauan) : 6 orang (isolasi mandiri), OTG (Orang Tanpa Gejala) : 29 orang (isolasi mandiri), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) : 1 orang (dirawat di RSUD KLU).

Total positif Covid 19 di KLU sebanyak 46 orang, sebanyak 45 orang diantaranya sembuh, meninggal satu orang dan tidak ada pasien dalam perawatan medis positif corona.

Dalam rangka pencegahan dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lombok Utara, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KLU, sepekan sebelumnya telah melaksanakan berbagai kegiatan meliputi  penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19, penertiban penataan jarak lapak antarpedagang di Pasar Tanjung, dan Pasar Pemenang.

Dilaksanakan pula kontrol Pelabuhan Bangsal terkait keluar masuknya masyarakat lokal maupun wisatawan asing yang menyeberang ke Tiga Gili, pengecekan suhu tubuh sekaligus memberikan imbauan agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker.

“Pada tanggal 1 Juli dan 3 Juli 2020, telah dilaksanakan penyemprotan disinfektan di Pasar Pasar Hewan Telotok, Pasar Batu Keruk, Anyar Bayan, dan Pasar Ancak,” terangnya.

Sementara itu kontribusi bantuan meliputi pemberian sembako oleh Dinas Sosial kepada keluarga pasien yang reaktif dan positif sampai dengan tanggal 6 Juli 2020 sebanyak 265 paket sembako.

Bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial dan disalurkan melalui Dinas Sosial diantaranya berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) terhadap 7.748 KK senilai Rp 600.000,- per bulan (sedang berjalan tahap ketiga). BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Perluasan terhadap 2.520 KK senilai Rp 200,000  (sedang berjalan tahap ketiga). Dan, PKH Perluasan terhadap 925 KK (sedang berjalan tahap ketiga).

Bantuan JPS Gemilang yang disalurkan melalui Dinas Sosial menyasar 4.079 KK dengan kebutuhan dasar senilai Rp 250.000. Bantuan ini pada tahap kedua sudah selesai dan akan masuk tahap ketiga pada bulan ini. Sedangkan bantuan JPS Kabupaten Lombok Utara akan disalurkan Jum’at, 10 Juli 2020 berupa kebutuhan dasar senilai Rp. 250.000 dengan 20.614 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Evi menegaskan meski  keadaan sudah mulai relatif pulih, masyarakat agar tetap jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan gunakan masker. hm

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.