Berbagi Berita Merangkai Cerita

STIT Bahana WALI Jerowaru menggelar kegiatan kuliah umum perdana

39

SELONG, DS – Minggu (11/10/2020), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bahana Sibawaihi Mutawalli (wali) Jerowaru , Lombok Timur menggelar kegiatan kuliah umum perdana dengan mengusung tema “Membangun Budaya Akademik di Era Moderasi Beragama Dengan Konsep Ahlussunnah Wal Jama’ah”.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan materi tentang Budaya Akademik di Era Modernisasi, Generasi Islam Modern dan Konsep Alhussunnah Wal Jama’ah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep belajar dan beragama di era modern.

Ketua STIT Bahana Wali Jerowaru, Lombok Timur, Assazali Sibawaihi mengatakan, perlunya mempersiapkan dan memperkuat perguruan tinggi untuk menghadapi tantangan di era digital serta perkembangan global saat ini.

“Sesuai dengan salah satu misi kita di sekolah tinggi ini adalah, Melaksanakan tradisi akademik yang berorientasi pada kemantapan akidah, melaksanakan ibadah, akhlakul karimah, mengamalkan nilai-nilai budaya islam dalam bingkai islam ahlussunnah wal jama’ah serta berfikir kritis, kreatif, inovatif dan produktif,“ ujarnya. Minggu, 11 Oktober 2020.

Ditargetkan pada tahun 2030 mendatang, STIT akan mampu bersaing di kancah nasional, dengan tetap berpedoman pada pancasila dan keislaman ahlussunnah wal jama’ah.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan dan Pesantren Yayasan Darul Yatama Wal Masakin (Dayama) Jerowaru, Sirajun Nasihin menegaskan bahwa wawasan baru di kuliah umum itu diperlukan untuk meningkatkan mutu internal yang ikut memperkuat pengendalian mutu eksternal.

“Kita berharap, sekolah tinggi ini mampu mencetak generasi yang memiliki intelektual tinggi serta memiliki moral dan budi pekerti yang baik untuk bisa mengabdikan diri kepada masyarakat,“ ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap. Keberadaan STIT Bahana Wali ini akan tetap menjaga dan mempertahankan Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam beragama di era modern. Agar tidak terjadi saling mengkafirkan antara muslim satu dengan muslim lainnya. Meskipun ada ketidaksepaham dalam kehidupan beragama di masyarakat. Hm

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.