Berbagi Berita Merangkai Cerita

Soal Perubahan SK DPP Berkarya di Pilwali Mataram, Demokrat Yakini Dukungan Paslon “BARU” Tak Bergeser

49

MATARAM, DS – Partai Demokrat selaku parpol pengusung pasangan H Baihaqi ST dan Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (BARU) sebagai Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Mataram di Pilkada setempat menghormati putusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang merekomendasikan perubahan kepengurusan Partai Berkarya dari Ketua Umum Hutomo Mandala Putra ke Muchdi Purwopranjono dan Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso ke Badaruddin Andi Picunang.

Dipastikan, paslon Baihaqi- Baiq Diyah Ratu Ganefi (BARU) berkomitmen akan merangkul siapapun yang ditunjuk oleh DPP Berkarya guna menjadi pimpinan DPW yang baru.

“Alhamdulillah, saya sudah berkomunikasi langsung dengan pak Baihaqi terkait dinamika kepengurusan Berkarya itu. Prinsipnya beliau (paslon BARU) siap melakukan pengurusan ulang terkait SK yang sudah dianulinir oleh kepengurusan DPP yang baru,” ujar Ketua DPD Demokrat NTB, TGH Mahally Fikri menjawab wartawan, Senin (10/8).

Ia mengaku, kepengurusan DPP Berkarya dibawah kepemimpinan Ketua Umum Muchdi Purwopranjono dan Sekretaris Jenderal Badaruddin Andi Picunang, merupakan sosok pribadi yang baik. Sehingga pihaknya optimis SK pilkada Mataram pada pasangan BARU yang sudah diterbitkan oleh kepengurusan sebelumnya tinggal diurus ulang kembali.

Hal itu menyusul, khusus Pilkada Mataram kali ini, sejak jauh-jauh hari telah ada komitmen koalisi tiga parpol, yakni Demokrat, PAN dan Berkarya guna menghadirkan pemimpin alternatif yang benar-benar baru di ibukota provinsi NTB.

“Komitmen koalisi tiga parpol di Kota Mataram juga diketahui oleh sebagian besar kepengurusan DPP Berkarya yang baru disahkan oleh Kemenkumham. Diantaranya, pak Muchdi PR dan Sekjen Badaruddin Andi Picunang. Jadi, tinggal melanjutkan komunikasi ulang guna memperbahurui SK yang sudah dicabut saja,” jelas Mahally.

Ia menuturkan, pihaknya bersama pimpinan PAN telah juga mendorong dan mengingatkan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram untuk segera melakukan komunikasi ulang dengan jajaran kepengurusan DPP Berkarya.

Ketua Komisi V DPRD NTB itu menegaskan, jika Baehaqi sebagai Calon Wali Kota telah intensif melakukan komunikasi tersebut.

“Saya bersyukur sebagai anak muda, Baehaqi langsung tanggap terkait dinamika di DPP Berkarya itu. Jadi, kita tunggu kelanjutannya. Karena kami melihat juga Baehaqi juga menjalin komunikasi dengan parpol lain yang memiliki kursi di DPRD Mataram namun belum memberikan dukungan pada paslon manapun. Diantaranya, PKB dan Hanura,” tandas Mahally Fikri.

Diketahuu, kisruh dualisme kepemimpinan di Partai Berkarya sudah berakhir dengan terbittnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

SK Kemenkumham yang terbit pada 30 Juli 2020 dengan Nomor: M.HH-16.AH.11.01 TAHUN 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya), itu telah mencabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-07. AH.11.01 TAHUN 2018 tanggal 12 Juli 2018 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Berkarya.

Mengacu SK baru tersebut, terdapat perubahan dari kepengurusan Partai Berkarya. Yaitu, perubahan posisi Ketua Umum dari Hutomo Mandala Putra ke Muchdi Purwopranjono dan Sekretaris Jenderal dari Priyo Budi Santoso ke Badaruddin Andi Picunang. Nama Priyo sama sekali tidak ada di dalam kepengurusan. Sementara Tommy Soeharto, meski tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum tetap berada di posisi elite partai sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Sementara itu, Sekjen DPP Berkarya Badaruddin Andi Picunang menegaskan, DPP Partai Berkarya periode 2020-2025 akan merevitalisasi kepengurusan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dalam rangka perbaikan kinerja menghadapi Pilkada 2020 dan Pemilu 2024.

“Khusus bagi DPW Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada 2020 dalam waktu dekat sebelum pendaftaran akan dilaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) Provinsi dan Musyawarah Daerah (Musda) Kabupaten/Kota,” tukasnya.

Untuk wilayah Provinsi NTB, Badaruddin mengungkapkan, partai sudah menunjuk pengurus DPP Guntar Boerhamsah sebagai Plt Ketua DPW Partai Berkarya NTB.

“Pak Guntar dari DPP sudah ditunjuk jadi Plt ( Ketua DPW Partai Berkarya) NTB untuk mengadakan Muswil secepatnya. Yang jelas kita berlari kencang,” tandas Badaruddin. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.