Berbagi Berita Merangkai Cerita

Soal Penjualan Gili Tangkong, DPRD Desak Pemprov Bawa ke Ranah Hukum

52

FOTO. H. Ridwan Hidayat dan Yusron Hadi.

MATARAM, DS – Ketua Komisi II DPRD NTB H. Ridwan Hidayat menegaskan, isu yang kini beredar di media sosial terkait penjualan Gili Tangkong di Kecamatan Sekotong,  Kabupaten Lombok Barat, harus segera dilakukan klarifikasi oleh Pemprov NTB.

Menurut Ridwan, proses penjualan pulau tidak semudah apa yang dibayangkan. Apalagi, jika penjualannya tidak memiliki alas hak yang jelas berupa sertifikat.Mengingat, Gili Tangkong merupakan salah satu aset Pemprov NTB.

“Karena ini aset daerah, kita dorong Pemprov untuk bisa memperkarakan persoalan penjualan pulau ini ke ranah hukum. Sebab, penjualan yang diduga dijual secara online melalui situs Private Island Online ke investor dalam perusahaan atau pribadi jelas masuk katagori pelanggaran,” tegasnya pada wartawan saat dimintai konfirmasi terkait isu penjualan Gili Tangkong di Sekotong, Senin (8/2).

Ketua DPD Gerindra NTB itu meminta jajaran Pemprov melalui OPD terkait harus melacak kebenaran informasi terkait penjualan Gili Tangkong tersebut. Sebab, isu penjualan pulau ini sangat meresahkan masyarakat.

Lanjut Ridwan, keberadaan Gili Tangkong yang posisinya berada di luar kawasan Sekotong, Lombok Barat merupakan ketahanan dan kesatuan bangsa.

“Dugaan penjualan Gili Tangkong melalui laman web :https://www.privateislandsonline.com/asia/indonesia/gili-tangkong-island, bukan masalah sepele. Tapi ini sudah masuk ranah keamanan dan keselamatan NKRI. Maka, harus disikapi lebih serius,” kata Ridwan.

Ia mengaatakan ramainya isu penjualan Gili Tangkong ini akan menjadi masalah komisi terkait guna memanggil mitra OPD terkait. Yakni, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB dalam waktu dekat ini.

“Pastinya, sepulang saya dari Jakarta menghadiri acara partai. Insya Allah, masalah Gili Tangkong akan kita perioritaskan di internal komisi untuk menjadi bahasan internal dengan OPD terkait,” tandas Ridwan Hidayat.

Diketahui, hingga Minggu (7/2) malam laman web tersebut masih aktif, dan Gili Tangkong tercatat sebagai “private land for sale”. Bagi yang berminat, situs menyediakan laman pelajari lebih lanjut, yang menyertakan kolom identitas calon pembeli, alamat surel, dan nomor kontak yang bisa dihubungi. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.