A place where you need to follow for what happening in world cup

Soal Jadup, Sarif Ingin Pemerintah Pusat Jujur 

0 13

KLU, DS-Ketidakjelasan soal Jaminan Hidup (Jadup) sebesar Rp 10 ribu yang dijanjikan Pemerintah Pusat (Pempus) kepada masyarakat korban gempa Lombok menjadi pertanyaan publik. Pasalnya, hingga saat ini program Jadup yang dijanjikan belum terealisasi meski pemerintah daerah khususnya Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengklaim telah menyerahkan data penerima.

Soal Jadup, Wakil Bupati Sarifudin SH.,MH., angkat bicara dan meminta Pempus jujur kepada masyarakat kalau tidak memilki anggaran untuk Jadup. “Kalau memang Pempus punya anggarannya maka segera realisasikan. Tetapi kalau tidak ada uang lebih baik jujur kepada rakyat,” tegas Sarif, Senin (4/3).

Dikatakannya, janji Pempus itu menjadi kan pemerintah daerah bullyan masyarakat. Karena yang ditagih masyarakat tetap ke daerah. “Kita jadi bulan-bulanan masyarakat. Kalaupun dijelaskan tetap kembali ke daerah. Sedangkan kami juga hanya menjalankan apa yang di perintahkan oleh pempus,” jelasnya.

Menurutnya, daerah manapun di NTB, jika Jadup itu dibebankan kepada APBD maka tidak akan bisa memenuhinya. “APBD kita tidak bisa berbuat banyak, karena kaitan dengan program rumah saja pemda masih belum bisa maksimal,” paparnya.

Politisi partai Gerindra itu membeberkan sepanjang pengetahuannya kementerian sudah memberikan surat kepada pemda melalui gubernur. Salah satu pointnya itu agar pemda tidak menjanjikan dana kepada masyarakat. Sebab anggarannya masih dalam proses.

“Saya rasa proses itu sudah dari beberapa bulan lalu, terus sampai kapan akan di proses anggaran itu, kami ingin ada kepastian apakah sudah ada dianggarkan di APBN atau tidak,” cetusnya.

Jika memang tidak ada atau misalkan menunggu di APBN perubahan, lanjut dia, harusnya Pempus menyampaikan ke pemda agar pemda tidak gamang menyampaiakan kepada masyarakat,

“Kalau memang tidak ada maka pempus harus jujur. Jangan terus-terusan dijanjikan karena kami di daerah yang terus di tagih rakyat.”tandasnya.man

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas