Berbagi Berita Merangkai Cerita

Soal Data Penerima JPS Gemilang,Pemprov Serahkan ke Pemerintah Desa

0 35

MATARAM, DS- Data penerima bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Pemerintah Provinsi NTB, mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak. Pasalnya, data penerima banyak tumpang tindih dan tidak tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTB, Hj T Wismaningsih Drajadiah, selaku pejabat yang paling bertanggung jawab, tidak ingin disalahkan atas amburadulnya data penerima JPS Gemilang. “Masalah data penerima JPS itu tanggungjawab pemerintah desa,” ujarnya di kantor DPRD NTB, Rabu (22/4).

Menurut Wismaningsih, Pemprov melalui Dinas Sosial hanya mengirimkan data sementara sebagai acuan awal saja kepada pihak desa. “Selanjutnya, Kepala desa bertanggungjawab melakukan validasi data,” kata dia.

Wismaningsih mengungkapkan, data dari Pemprov masih mentah karena menggunakan data tahun sebelumnya. Sehingga menjadi wajar ada orang yang sudah meninggal dunia atau pindah rumah, namanya tercantum sebagai penerima. “Disitulah tugas Kepala desa untuk mencoret daftar penerima yang tidak sesuai. Kemudian tinggal diganti dengan yang berhak,” ucapnya.

Pergantian data penerima, harus sesuai dengan ketentuan yang ada. Misalnya, tidak boleh orang tersebut mendapatkan bantuan JPS Gemilang apabila telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat.

Bantuan Pemerintah Pusat yang dimaksud, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). “Setiap desa sudah ada kuotanya. Kalau ada yang dobel menerima bantuan, atau yang sudah meninggal, silahkan Kades langsung ganti,” tegas Wismaningsih.

Hal yang harus diingat, lanjutnya, dalam pergantian tersebut Kades harus benar-benar taat pada aturan. Jangan sampai ada masalah kembali di kemudian hari. “Kalau ada tumpang tindih data, Kades akan kita peringati,” ancamnya.

Persoalan yang terjadi, pemerintah desa bukannya melakukan validasi data, justru mengajukan usulan baru. Hal itulah yang kurang dipahami, sehingga menyebabkan masalah data saja cukup memakan waktu.

Meskipun begitu, Wismaningsih mengklaim saat ini data penerima program JPS Gemilang telah rampung. “Validasi data sudah rampung. Sembako juga sebagian sudah disalurkan ke kecamatan-kecamatan,” tandasnya.

Untuk diketahui, jumlah penerima bantuan PKH di NTB sebanyak 329.883 KK. Kemudian penerima BPNT atau kartu sembako sebanyak 540.363 KK. Data penerima JPS Gemilang sebanyak 105.000 KK, harus di luar PKH dan BPNT.

Total 105.000 KK penerima JPS Gemilang, terdiri dari Kota Mataram 2.695 KK, Lombok Barat 8.052 KK, Lombok Tengah 15.997 KK, Lombok Timur 37.578 KK, Lombok Utara 4.079 KK, Sumbawa 5.681 KK, Sumbawa Barat 2.535 KK, Dompu 7.840 KK, Bima 12.604 KK, Kota Bima 1.939 KK, dan Provinsi 6.000 KK. RUL.

Leave A Reply