Berbagi Berita Merangkai Cerita

Siswa dan Wali Murid Terpapar Covid-19, Sekolah di Lombok Timur Ditutup

390

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Pathurrahman

SELONG, DS – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menutup sekolah yang siswanya terpapar Covid-19. Salah satunya SMP 1 Selong yang harus meniadakan pembelajaran tatap muka karena ada siswanya yang terpapar.

Sementara ditingkat sekolah dasar (SD), SDN 6 Selong juga ditutup karena adanya wali murid yang terpapar. Sehingga dilakukan penutupan sementara selama 14 hari.

“Ini semata-mata untuk mencegah perluasan penyebaran Covid-19,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Pathurrahman.

Selain karena adanya yang terpapar Covid-19, ada juga sekolah yang ditutup karena mengabaikan protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka. Penutupan tersebut harus dilakukan untuk memberikan pembelajaran terhadap sekolah yang setengah hati menerapkan prokes.

Langkah ini sesuai dengan perintah Bupati selaku ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang tidak mentolerir pelanggaran prokes di sekolah.

“Termasuk itu juga sih, untuk memberikan pembelajaran. Prokes ini bukan main-main,” tegasnya.

Diharapkan olehnya agar masyarakat juga turut aktif memberikan edukasi kepada anak-anak agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya. Minimal terkait penggunaan masker.

“Kita berharap juga kepada masyarakat, apabila melihat yang tidak menggunakan masker, tegur. Berilah edukasi,” harapnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.