Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sisa Positif Covid 19 di KLU Tinggal 2 Orang

31

Evi Winarni, M.Si

KLU,DS-Terdapat dua lokasi pelayanan medis, yaitu RSUD KLU dan Unit Layanan Karantina, dengan ketentuan pasien reaktif dan positif Covid-19 disertai dengan penyakit penyerta yang didiagnosis memberatkan, anak-anak, bayi, dan lansia ditempatkan di ruang isolasi biasa RSUD KLU, sedangkan  pasien reaktif dan positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala penyakit penyerta serta tidak termasuk bayi, anak-anak dan lansia di tempatkan di Unit Layanan Karantina.

“Saat ini terdapat 2 pasien positif Corona sedang dirawat di Unit Layanan Karantina,” kata Koordinator Bidang Kehumasan/Juru Bicara                Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KLU, Evi Winarni, M.Si, dalam keterangan persnya, Selasa (16/6).

Kata Evi, layanan terhadap pasien positif Covid-19 dan ODP reaktif pada Unit Layanan Karantina di laboratorium dilakukan secara teratur, dari mulai penanganan medis, layanan tempat, maupun kuliner bagi yang terdampak Covid-19.

Sementara itu jumlah yang sudah dilakukan RDT di KLU sebanyak 2.936 orang dengan hasil reaktif sebanyak 171 orang dan non reaktif sebanyak 2.765 orang. “Total RDT sejumlah 5.480 set, dan saat ini ketersediaan RDT di Dinas Kesehatan masih tersisa sejumlah 2394 set,” katanya.

Terkait perkembangan penanganan Covid-19 pertanggal 15 Juni 2020 di KLU, ia memaparkan ODP (Orang Dalam Pemantauan) : 35 orang (isolasi mandiri), OTG (Orang Tanpa Gejala) : 356 orang (isolasi mandiri), PDP (Pasien Dalam Pengawasan) : 26 orang (isolasi mandiri), Positif : 45 orang, Sembuh : 42 orang. Masih dalam perawatan medis : 2 orang, Meninggal : 1 orang.

Kontribusi Bantuan  dan Kegiatan Berkala

Selain penanganan medis dilakukan berbagai upaya pencegahan. Pada tanggal 11 Juni 2020, misalnya,  disalurkan bantuan berupa 50 set Masker N95 dan 1000 Masker Medis dari Satgas BUMN ITDC kepada Pemda KLU. Tanggal 12 Juni 2020 disalurkan bantuan berupa APD (Alat Pelindung Diri) sejumlah 4 box oleh BPBD Provinsi kepada Pemda KLU.

Kemudian tanggal 15 Juni 2020 disalurkan bantuan berupa TelurFertilFresh sejumlah 15.000 butir dari CSR dari Charoen Pokphand Foundation Indonesia.

“Pemberian sembako oleh Dinas Sosial kepada keluarga pasien yang reaktif dan positif sebanyak 246 paket sembako (pertanggal 16 Juni 2020),” ujar Evi.

Dalam rangka pencegahan dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lombok Utara, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 KLU, sepekan sebelumnya telah melaksanakan berbagai langkah kegiatan berkala diantaranya pengamanan dan pengecekan suhu tubuh pada 3 kawasan perbatasan KLU, yaitu Pusuk Pass, Klui Malaka dan Sambik Elen Bayan, penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum di Lombok Utara, penyuluhan tentang penyebaran pandemi Covid-19, penertiban penataan jarak lapak antarpedagangdi Pasar Tanjung, Pasar Pemenang dan PasarGondang.

Selain itu  kontrol Pelabuhan Bangsal terkait keluar masuknya masyarakat lokal yang menyeberang ke 3 Gili, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker.

Pun  pengamanan dan penataan jarak antarpedagang di Pasar Mingguan Tampes, Kayangan. edukasi dan kunjungan ke  rumah warga yang sedang di isolasi mandiri di Dusun Tegal Maja, dan pembersihan di Pelabuhan Bangsal.hm

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.