Berbagi Berita Merangkai Cerita

Sidang Sengketa Pilkada Sumbawa, Jarot Buat Kejutan

237

FOTO. H Syarafuddin Jarot (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS –  Calon Bupati Sumbawa nomor urut 5, H Syarafuddin Jarot memastikan  akan memberikan kejutan pada persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Jarot, pada  sidang pendahuluan dijadwalkan digelar MK pada 26 Januari 2021, pihaknya telah menyiapkan bukti dan saksi pada persidangan tersebut. “Sekarang ini, semua bukti-bukti sudah kita persiapkan. Dan, tinggal memperkuat saksi saja,” kata dia pada wartawan, Selasa (19/1).

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Jarot-Mokhlis, Surya Wicaksono membenarkan akan membawa kembali bukti dan saksi persidangan Bawaslu NTB ke MK.

Mereka berpandangan, penolakan Bawaslu atas permohonan mendiskualifikasi Paslon Mo-Novi, tidak otomatis membuat pandangan hakim MK akan sama tentang bukti dan saksi yang telah dihadirkan.

Untuk itu, lanjut Surya, pihaknya optimis MK akan memberi putusan berbeda dengan Bawaslu NTB, terkait buktidan saksi yang telah dihadirkan atas dugaan pelanggaran pemilu bersifat Terstruktur, Sistematis,dan Masif (TSM) Pilbup Sumbawa.

“Kita sudah belajar dari putusan Bawaslu NTB yang menolak dugaan TSM paslon Mo-Novi. Maka, putusan Bawaslu tdak lantas menggugurkan (status bukti dan saksi). Sehingga, di MK juga kita ajukan yang sama namun lebih kita perkuat dari sisi saksinya,” jelasnya.

Terpisah, kubu Paslon nomor 4, H. Mahmud Abdullah-Dewi Noviany (Mo-Novi) mengaku optimis manakala persidangan MK akan menjadi panggung hukum kedua yang akan  dimenangkan pihaknya.

“Insya Allah 100 persen siap menghadapi semua proses yang bergulir di MK,” kata Tim Hukum Mo-Novi, Kusnaini.

Dengan persiapan sangat matang itu, Kusnaini yakin dapat membantah berbagai dalil, bukti, dan saksi yang akan dihadirkan pemohon. “Kita juga akan siapkan saksi nanti untuk membantah dalil pemohon (Jarot-Mokhlis, Red),” ucapnya.

Salah satu yang membuat Kusnaini sangat percaya diribukti dan saksi yang dihadirkan Jarot-Mokhlis lemah, berkacapada putusan Bawaslu NTB kemarin. “Bersih tidak ada satu dalil dan kesaksian mereka yang terbukti,” tegasnya.

Belum lagi secara tidak langsung, putusan Bawaslu NTB berpeluang menguntungkan. Dimana, MK kemungkinan akan menayakan kembali hasil persidangan TSM, mengingat materi yang dibawa ke meja MK, mengambil sudut kasus yang sama.

”Kalaupun ada bukti lain yang akan diajukan di luar itu, kami sudah siap 100 persen mengha-dapinya,” tandas Kusnaini. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.